Logo Header Antaranews Jateng

Kudus Operasi Pasar Elpiji

Jumat, 3 Februari 2012 17:02 WIB
Image Print

"Untuk sementara, operasi pasar elpiji isi tiga kilogram baru dilaksanakan di Kecamatan Undaan dan Dawe pada pekan ini," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Pengelolaan Pasar Kabupaten Kudus Poerwadiyono didampingi Kasi Perdagangan Dalam Negeri Sofyan Dhuhri di Kudus, Jumat.

Sedangkan kegiatan serupa di tujuh kecamatan yang lainnya, katanya, akan dilaksanakan secara bertahap pada pekan berikutnya.

Ketujuh kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Kota, Jekulo, Gebog, Bae, Mejobo, Jati, dan Kaliwungu.

Operasi pasar pertama, katanya, dilaksanakan di Kecamatan Dawe bersama tim gabungan dari tujuh agen elpiji di Kudus, Hiswana Migas Kudus, Polres Kudus, Bagian Perekonomian, dan perwakilan dari PT Pertamina.

Untuk mendukung operasi pasar tersebut, katanya, masing-masing agen elpiji membawa 40 tabung gas isi 3 kg, sehingga terkumpul 280 tabung elpiji yang dijual kepada masing-masing pangkalan elpiji yang kekurangan stok.

Sedangkan operasi pasar di wilayah Undaan, katanya, disediakan elpiji sebanyak 560 tabung.

Berdasarkan hasil operasi pasar, katanya, kekosongan stok elpiji yang terjadi di masing-masing pangkalan, salah satunya karena permintaan masyarakat yang melonjak, sehingga stok yang biasanya baru habis dalam jangka dua hari sekali, kini habis dalam waktu sehari.

Padahal, kata dia, permintaan masih tetap mengalir, sehingga timbul opini di masyarakat terjadi kelangkaan stok elpiji.

Sejauh ini, kata dia, pasokan elpiji di masing-masing pangkalan berlangsung lancar sesuai jadwal dan kuota yang diterima.

"Ketika melakukan operasi pasar, sejumlah pangkalan mendapat kesempatan menambah stok dari 20 tabung menjadi 30 atau 40 tabung. Akan tetapi, banyak yang tidak bersedia karena lonjakan permintaan elpiji hanya berlangsung ketika musim hujan," ujarnya.

Selain faktor harus mengeluarkan biaya yang cukup besar untuk membeli tabung gas, katanya, tidak bersedia menambah stok karena permintaan pada musim panas tidak terlalu tinggi.

Ia meminta masyarakat untuk tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan elpiji, karena pasokan elpiji di Kudus akan dipenuhi oleh PT Pertamina.

Bahkan, lanjut dia, alokasi elpiji pada Februari 2012 yang seharusnya hanya 3773.920 tabung, akan ditambah oleh PT Pertamina sebanyak 32.480 tabung.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026