Logo Header Antaranews Jateng

Rob Genangi sebagain Semarang Utara

Sabtu, 14 Januari 2012 21:00 WIB
Image Print

Wati Suparmi (60) warga Jalan Tambra Dalam, Kelurahan Kuningan, Semarang Utara ditemui di rumahnya, Sabtu, mengaku dahulu rumahnya merupakan rumah yang terbaik dan tertinggi di daerahnya.

Ia mengaku karena suami semasa hidupnya tentara dan dirinya juga memiliki usaha pembuatan tas, rumah dibangun dengan perhitungan terbebas dari air pasang laut.

Akan tetapi setelah jalan di depan rumahnya yang beberapa kali ditinggikan, menjadikan rumahnya menjadi lebih rendah dibanding jalan dan sejak musim penghujan rumahnya menjadi langganan tergenang rob.

Saluran air di depan rumahnya tidak lagi mengalir dan genangan air terlihat dari teras hingga dalam rumah serta ruangan yang dahulu selalu digunakan untuk aktivitas pembuatan tas.

"Kalau dari dalam rumah dikuras juga percuma, karena memang tidak bisa sepanjang saluran airnya penuh dan tidak mengalir," katanya.

Tidak hanya rumah Wati, tetapi beberapa rumah di sekitarnya juga terendam air rob. Sebagian warga membeli pasir dan tanah untuk meninggikan lantai rumahnya agar air tidak lagi masuk rumah.

Bagi Wati dan warga sekitar, tidak hanya rob yang menjadi persoalan tetapi jalan masuk daerah tersebut sudah dua terakhir juga becek dan berkubang.

Becek dan kubangan air tersebut bersumber dari material berupa tanah yang ditempatkan di badan jalan sekitar tiga bulan lalu.

"Rencananya memang jalan akan diperbaiki seperti sebagian jalan lainnya, tetapi sampai sekarang belum juga ada perbaikan jalan dan material dibiarkan begitu saja. Kalau rob ditambah hujan, kubangan air di jalan lebih dalam," kata warga lainnya yang tidak bersedia disebut namanya.

Akibat banyaknya kubangan dan sebagian jalan berlumbur menjadikan pengguna jalan harus lebih hati-hati dan mengendari kendaraan lebih pelan.

Dalam kesempatan terpisah Kepala Seksi Operasional dan Pemiliharaan Tata Air Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Energi Sumber Daya Mineral (PDSA dan ESDM) Kota Semarang, Kumbino, mengaku ada sebagian daerah di Kelurahan Kuningan, Semarang Utara yang masih tergenang air rob.

"Sebenarnya di daerah Kuningan ada pompa airnya, tetapi kalau rob datangnya bersamaan dengan hujan, maka pompa tidak dapat bekerja maksimal," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026