Logo Header Antaranews Jateng

Dana Cukai Terserap 78,17 Persen

Rabu, 11 Januari 2012 07:13 WIB
Image Print

"Penyebab dana cukai belum bisa terserap 100 persen di antaranya ada beberapa satuan kerja perangkat daerah (SKPD) menghadapi kendala dalam melaksanakan proyek yang dibiayai dana tersebut," kata Kepala Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Kudus Lestari Rahayu, di Kudus, Selasa.

Ia mengatakan, kendala tersebut di antaranya lelang proyek yang gagal dilaksanakan karena tidak ada penawar. Akibatnya, beberapa SKPD tidak bisa memanfaatkan dana cukai secara maksimal.

"Misalnya, alokasi dana untuk penyediaan peralatan pendidik pencari kerja di Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kudus senilai Rp1,4 miliar, hanya terserap Rp82 juta," katanya.

Penyebabnya, kata dia, tidak ada rekanan yang menawar sesuai harga perkiraan sendiri (HPS) yang telah ditentukan. "Kalau pun ada, penawarannya tidak sesuai dengan target," ujarnya.

Ia mengatakan, sedangkan untuk Bagian Humas Setda Kudus dari alokasi anggaran sebesar Rp2,2 miliar hanya terserap Rp115 juta atau 5,22 persen.

Awalnya, kata dia, Bagian Humas tersebut mendapat alokasi sebesar Rp3,7 miliar pada APBD 2011, namun pada APBD Perubahan dipangkas Rp1,5 miliar sehingga hanya mendapat Rp2,2 miliar. Pemangkasan ini terkait pengalihan dananya untuk rehabilitasi Pasar Kliwon.

"Namun sayangnya penggunaan dana cukai untuk rehabilitasi pasar dibatalkan oleh Badan Anggaran DPRD Kudus karena dinilai tidak sesuai peruntukan," katanya.

Menurut dia, di Bagian Humas ada beberapa program yang tidak dilaksanakan, sehingga sisa anggaran cukup banyak.

"Untuk Kantor Satpol PP Kudus, keterserapan dana cukai cukup besar, karena dari alokasi Rp600 juta terserap Rp594,4 juta atau 99,1 persen," katanya.

Selain itu, kata dia, beberapa SKPD lainnya mampu menyerap anggaran dari dana cukai hingga 100 persen.

Ia mengatakan, dana cukai periode 2011 yang belum terserap akan dialokasikan pada anggaran 2012.

Kondisi berbeda terjadi pada tahun anggaran 2010, dari alokasi dana cukai sebesar Rp64,75 miliar terserap hingga Rp60,5 miliar atau 93,44 persen.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026