Logo Header Antaranews Jateng

Pasokan Terhambat, Harga Sembako Naik

Selasa, 3 Januari 2012 16:33 WIB
Image Print

Pantauan di Pasar Karangayu Semarang, Selasa, mencatat harga beras berbagai jenis rata-rata mengalami kenaikan Rp500/kg, seperti C4 yang sebelumnya Rp8.000 menjadi Rp8.500/kg dan C4 super sebelumnya Rp9.000 menjadi Rp9.500/kg.

Minyak goreng curah sebelumnya dijual Rp9.500/kg naik menjadi Rp11.000/kg dan gula pasir sebelumnya Rp9.300 menjadi Rp9.500/kg.

Kenaikan harga sembako tersebut banyak dikeluhkan pedagang, terutama harga beras dan minyak goreng curah.

"Kalau tahun baru tidak terlalu memengaruhi harga-harga sembako. Justru datangnya musim penghujan dengan curah hujan yang deras menyebabkan pasokan terlambat datang," kata Harto (33), pedagang sembako di Pasar Karangayu Semarang.

Harto mengaku, selama ini mengambil sembako dari Pasar Johar Semarang, namun stok barang di pasar tersebut sering kosong saat musim hujan ini. Para distributor mengaku distribusi barang terhambat karena hujan yang mungkin disertai banjir.

Mia (45), pedagang sembako di Pasar Karangayu Semarang mengungkapkan hal senada, minyak goreng yang semula Rp10.000/kg naik menjadi Rp11.000/kg, gula pasir sekarang Rp9.000/kg dari semula Rp9.500/kg.

Pasokan sembako, kata dia, didatangkan dari Pasar Johar Semarang, namun stok barang di pasar induk itu juga sering mengalami kekosongan akibat distribusi yang tidak lancar.

Curah hujan yang tinggi mulai akhir Desember 2011 memang menjadi salah satu penyebab utama naiknya harga-harga sembako. Hal ini mengakibatkan terhambatnya mobilitas distributor ke pasar-pasar lainnya di Semarang.

Mia berharap harga-harga sembako segera turun sehingga pendapatannya kembali stabil. "Ya inginnya supaya harga-harga sembako, terutama beras, segera turun, agar rakyat bisa makan dan pendapatan saya kembali seperti dulu," katanya.(T.KR-ZLS/B/B008/B008)



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026