Logo Header Antaranews Jateng

Pemkab Batang intensifkan program pasar murah jaga kestabilan harga

Kamis, 26 Oktober 2023 14:39 WIB
Image Print
Warga Kecamatan Blado sedang mengantre membeli paket sembako pada kegiatan operasi pasar murah yang digelar oleh Pemerintah Kabupaten Batang, Kamis (26/10/2023). (ANTARA/Kutnadi)

Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengintensifkan kegiatan program operasi pasar murah dengan menjual kebutuhan pokok di bawah harga pasar untuk menjaga kestabilan harga dan menekan inflasi.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Batang Wahyu Budi Santosa di Batang, Kamis, mengatakan kegiatan operasi pasar tersebut kini sudah memasuki putaran kelima dengan menyasar warga di Kecamatan Blado.

"Respons warga sangat baik dengan digelarnya program operasi pasar murah tersebut karena seluruh kebutuhan pokok masyarakat yang dijual di bawah harga pasar," katanya.

Ia yang didampingi Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dewi Wuryanti mengatakan pada kegiatan operasi pasar murah putaran kelima, pihaknya menyediakan 200 paket sembako berupa beras, telur, dan bawang merah.

Pada operasi pasar murah tersebut, harga beras dijual Rp12 ribu per kilogram atau lebih murah dibanding harga di pasaran Rp13 ribu-14 ribu per kilogram, telur Rp22 ribu per kilogram, dan bawang merah Rp16 ribu per kilogram.

Dikatakan, saat ini harga beras masih menjadi masalah utama yang harus segera diturunkan sehingga distribusi beras stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) terus diintensifkan dalam program operasi pasar murah.

"Pada operasi pasar murah kami sediakan 1 ton beras medium, telur 400 kilogram, dan bawang merah 100 kilogram," katanya.

Menurut dia, pihaknya akan terus menyebarluaskan informasi kegiatan program operasi pasar murah ini agar masyarakat terbantu dengan naiknya harga kebutuhan pokok di pasar.

"Kami mengapresiasi respons positif warga. Kendati demikian karena penyebarluasan informasi yang kurang maksimal dan terkendala jarak yang cukup jauh maka ada sebagian bahan kebutuhan pokok yang tersisa pada kegiatan operasi pasar murah itu," katanya.

Baca juga: Pengusaha mebel Jepara mulai lirik pasar lokal
Baca juga: Dishanpan Jateng fasilitasi distribusi untuk kendalikan harga pangan



Pewarta:
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026