Logo Header Antaranews Jateng

Bank Mandiri dukung proses digitalisasi di Soloraya

Jumat, 3 Desember 2021 19:03 WIB
Image Print
Area Head Bank Mandiri Solo Ony Suryono Widodo saat memberikan penghargaan kepada salah satu nasabah Livin di Solo, Jumat (3/12/2021). ANTARA/Aris Wasita

Solo (ANTARA) - Bank Mandiri terus mendukung proses digitalisasi di kawasan Soloraya khususnya ekosistem pariwisata dan pendukungnya melalui sejumlah produk layanan di antaranya Livin dan Kopra.

Area Head Bank Mandiri Solo Ony Suryono Widodo di Solo, Jumat mengatakan melalui sejumlah layanan tersebut diharapkan Bank Mandiri bisa memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam bertransaksi.

"Di antaranya untuk pembayaran pajak daerah dan PBB Kota Surakarta, pembayaran e-retribusi pasar di Pasar Klewer Timur, Pasar Kliwon, dan Pasar Cinderamata, sarana transportasi seperti KRL dan Bus Kota Solo, belanja melalui QRIS di lebih dari 3.000 tenant baik di pusat pariwisata maupun perbelanjaan," katanya.

Menurut dia, layanan tersebut juga sejalan dengan era digital yang terjadi saat ini.

"Tentunya seluruh bisnis juga harus mengikuti perkembangan agar tidak ketinggalan. Ini yang menjadi alasan Bank Mandiri secara aktif terus mengembangkan produk dan layanan perbankan dengan peran teknologi di depan untuk memudahkan kebutuhan nasabah dan masyarakat," katanya.

Bahkan, untuk terus memperbaiki layanan berbasis digital tersebut, dikatakannya, Bank Mandiri meluncurkan Super App Livin' By Mandiri berlogo kuning serta aplikasi Kopra by Mandiri untuk nasabah perusahaan melalui digitalisasi layanan wholesale banking.

Sementara itu, pihaknya mencatat dengan dukungan digitalisasi layanan perbankan tersebut hingga Oktober 2021 Bank Mandiri Area Solo yang membawahi wilayah Soloraya berhasil mengoptimalkan penghimpunan dana pihak ketiga (DPK).

Ia mengatakan optimalisasi tersebut tercermin dari total DPK yang menembus Rp8,13 triliun atau tumbuh 9,3 persen secara yoy dengan rasio CASA terhadap DPK sebesar 81,3 persen.

"Selain itu, salah satu peran Bank Mandiri dalam Pemulihan Ekonomi Nasional adalah mendukung UMKM melalui pemberian kredit yang tumbuh 15,2 persen," katanya.



Pewarta:
Editor: Mugiyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2026