Logo Header Antaranews Jateng

Ganjar imbau warga sembelih hewan kurban di RPH

Senin, 27 Juli 2020 11:13 WIB
Image Print
Arsip Foto. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) didampingi Wali Kota Magelang Sigid Widyonindito (kiri) dan Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina (kanan) menyampaikan keterangan pers saat kunjungan kerja di kompleks kantor Pemerintahan Kota Magelang, Jawa Tengah, Kamis (16/7/2020). ANTARA FOTO/ANIS EFIZUDIN

Semarang (ANTARA) -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengimbau warga agar menyembelih hewan kurban di rumah pemotongan hewan (RPH) pada Hari Raya Idul Adha guna mencegah terjadinya kerumunan yang bisa meningkatkan risiko penularan COVID-19.

"Akan baik kalau kemudian kita menggunakan RPH saja karena RPH relatif sehat dan RPH kita ternyata sudah siap dalam bentuk besek, tinggal mau berapa dan dibagi dalam jumlah berapa, maka ini saran saya agar nanti tidak terjadi kerumunan," katanya di Semarang, Senin.

Ganjar menekankan pentingnya penerapan protokol kesehatan guna menghindari risiko penularan COVID-19 dalam pelaksanaan Shalat Id, penyembelihan hewan kurban, dan pembagian daging kurban pada Hari Raya Idul Adha.

Baca juga: Hewan kurban di Jateng wajib miliki SKKH
Baca juga: Pendistribusian daging kurban di Banyumas libatkan ojek daring

"Kalau aturan dari Kemenag sudah ada, sekarang yang kita sampaikan kepada warga agar hati-hati pada saat menyembelih hewan kurban karena biasanya ada kerumunan," kata Ganjar.

Kementerian Agama sudah mengeluarkan panduan pelaksanaan Shalat Id, penyembelihan hewan kurban, dan pembagian daging kurban semasa pandemi COVID-19.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Tengah juga sudah menyampaikan surat edaran berkenaan dengan penyelenggaraan Shalat Idul Adha serta penyembelihan hewan kurban dan pembagian daging kurban.

Baca juga: Batang wajibkan pedagang hewan kurban ber-SKKH
Baca juga: Pemkot Pekalongan siapkan SE pemotongan hewan kurban



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026