KAI: Kereta Api Luar Biasa layani penumpang dari Stasiun Purwokerto

id kereta api, KA luar biasa

KAI: Kereta Api Luar Biasa layani penumpang dari Stasiun Purwokerto

Seorang calon penumpang KA Luar Biasa saat mengurus surat rekomendasi perjalanan dinas terbatas dengan moda KA Luar Biasa pada petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas di Stasiun Purwokerto. ANTARA/HO-KAI Purwokerto

Penambahan stasiun yang melayani KA Luar Biasa ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam melayani masyarakat yang dikecualikan untuk beraktivitas, dan bukan dalam rangka angkutan mudik Lebaran 1441 Hijriyah
Purwokerto (ANTARA) - Perseroan Terbatas Kereta Api Indonesia (Persero) membuka layanan naik-turun penumpang KA Luar Biasa di Stasiun Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, kata Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto Supriyanto.

"Layanan naik-turun penumpang KA Luar Biasa di Stasiun Purwokerto berlangsung sejak hari Senin (13/5) setelah adanya Surat dari Bupati Banyumas Nomor 550/2093/2020 pada 13 Mei 2020 perihal Pembatasan Operasional Transportasi di Wilayah Kabupaten Banyumas yang mengizinkan beroperasinya angkutan kereta api menaikturunkan penumpang angkutan umum di wilayahnya dengan pengetatan prosedur penanganan COVID-19," katanya di Purwokerto, Selasa petang.

Menurut dia, KA Luar Biasa yang melayani penumpang di Stasiun Purwokerto terdiri atas KLB KP/10502 rute Gambir-Surabaya Pasarturi (Lintas Selatan) yang beroperasi setiap tanggal ganjil dan KLB KP/10507 rute Surabaya Pasarturi-Gambir (Lintas Selatan) yang beroperasi setiap tanggal genap.

Terkait dengan jadwal perjalanan, Supriyanto mengatakan untuk KLB KP/10502 rute Gambir-Surabaya Pasarturi (Lintas Selatan) berangkat dari Stasiun Gambir pada pukul 07.15 WIB dan tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 12.23 WIB.

Selanjutnya pada pukul 12.35 WIB diberangkatkan menuju Stasiun Yogyakarta dan sampai pukul 14.58 WIB. Setelah menaikturunkan penumpang, KLB KP/10502 diberangkatkan menuju Stasiun Solo Balapan dan tiba pukul 15.59 WIB.

Usai menaikturunkan penumpang, KLB KP/10502 kembali diberangkatkan menuju Stasiun Surabaya Pasarturi dan tiba di tujuan pada pukul 19.40 WIB.

Sementara KLB KP/10507 rute Surabaya Pasarturi-Gambir (Lintas Selatan) diberangkatkan dari Stasiun Surabaya Pasarturi pada pukul 05.10 WIB dan tiba di Stasiun Solo Balapan pada pukul 08.48 WIB.

Baca juga: 25 ribu lebih calon penumpang KA Lebaran belum batalkan tiket

Setelah menaikturunkan penumpang, KLB KP/10507 melanjutkan perjalanan menuju Stasiun Yogyakarta dan tiba pada pukul 09.43 WIB. Selanjutnya diberangkatkan ke Stasiun Purwokerto pada pukul 09.55 WIB.

KLB KP/10507 yang tiba di Stasiun Purwokerto pada pukul 12.18 WIB akan diberangkatkan kembali pada pukul 12.30 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pada pukul 17.35 WIB.

Lebih lanjut, Supriyanto mengatakan tata cara pembelian tiket KA Luar Biasa di Stasiun Purwokerto sama seperti kebijakan di stasiun lainnya.

"Untuk membeli tiket KA Luar Biasa, penumpang harus melengkapi berkas-berkas yang disyaratkan dalam Surat Edaran Gugus Tugas COVID-19 Nomor 4/2020 seperti surat bebas COVID-19, surat tugas, dan persyaratan lainnya. Bagi yang tidak lengkap, tidak akan diberikan surat izin dari Tim Satgas COVID-19," jelasnya.

Menurut dia, pembuatan surat rekomendasi perjalanan dinas terbatas dengan moda KA Luar Biasa tersebut dilayani oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Banyumas, bukan Dinhub daerah asal calon penumpang karena disesuaikan dengan lokasi Stasiun Purwokerto.

Ia mengatakan persyaratan yang diharus dibawa pemohon terdiri atas fotokopi kartu identitas diri, surat keterangan hasil negatif COVID-19 berdasarkan PCR/rapid test, surat dari universitas/sekolah (bagi pelajar/mahasiswa), surat tugas dari instansi (bagi ASN, TNI/Polri, swasta), surat keterangan dari Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) atau surat keterangan dari perwakilan pemerintah Republik Indonesia di luar negeri bagi pekerja migran, dan surat pernyataan bermaterai yang diketahui lurah/kepala desa setempat bagi yang tidak mewakili lembaga pemerintah/swasta.

"Penambahan stasiun yang melayani KA Luar Biasa ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam melayani masyarakat yang dikecualikan untuk beraktivitas, dan bukan dalam rangka angkutan mudik Lebaran 1441 Hijriyah," kata Supriyanto.

Baca juga: KAI Daop 6 imbau masyarakat manfaatkan aplikasi "KAI Access"
Baca juga: 10 penumpang KA Luar Biasa naik dan turun di Semarang
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar