10 penumpang KA Luar Biasa naik dan turun di Semarang

id kereta api luar biasa,penumpang kereta,kai ,kai semarang

10 penumpang KA Luar Biasa naik dan turun di Semarang

Petugas PT KAI berbincang dengan satu-satunya penumpang di dalam Kereta Api Luar Biasa (KLB) relasi Surabaya Pasar Turi – Bandung saat transit di Stasiun Kereta Api (KA) Madiun, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). Perjalanan perdana KLB ditujukan untuk masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah dengan menerapkan protokol pencegahan COVID -19 mulai 12 hingga 31 Mei 2020, dan saat berangkat dari Surabaya hingga Stasiun KA Madiun hanya membawa satu orang penumpang. ANTARA FOTO/Siswowidodo/wsj.

Semarang (ANTARA) - PT KAI Daop 4 Semarang mencatat terdapat 10 penumpang KA Luar Biasa yang naik maupun turun di Stasiun Tawang Semarang pada hari pertama pengoperasian kereta tersebut.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang Krisbiyantoro di Semarang, Selasa, mengatakan dua perjalanan KA Luar Biasa melayani perjalanan Jakarta-Surabaya melalui jalur utara.

Dari kedua perjalanan tersebut, kata dia, untuk rute dari Surabaya menuju Jakarta terdapat tiga penumpang yang naik dari stasiun di Semarang.

"Untuk yang turun di Semarang tidak ada," katanya.

Sementara untuk rute Jakarta menuju Surabaya, lanjut dia, dari total 25 penumpang yang diangkut, tujuh penumpang di antaranya turun di Semarang.

Sebelumnya diberitakan, PT KAI mengoperasikan tiga KA Luar Biasa untuk melayani enam perjalanan dengan rute Jakarta-Surabaya melalui jalur utara dan selatan, serta Bandung-Surabaya mulai 12 hingga 31 Mei 2020.

Untuk KA yang melintas di jalur utara disediakan 264 tempat duduk yang terbagi atas empat gerbong eksekutif dan empat gerbong kelas ekonomi.

KAI hanya melayani calon penumpang yang termasuk dalam masyarakat yang dikecualikan sesuai aturan pemerintah dengan penerapan protokol pencegahan COVID-19.

Baca juga: Ganjar cek Stasiun Tawang jelang pengoperasian KA luar biasa

Baca juga: Stasiun Poncol dan Tawang Semarang berlakukan parkir nontunai


Pewarta :
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar