Alami kekeringan, Pemkab Banyumas gelar shalat minta hujan

id hujan

Alami kekeringan, Pemkab Banyumas gelar shalat minta hujan

Shalat minta hujan yang digelar di Alun-Alun Purwokerto (ANTARA/wuryanti puspitasari)

Purwokerto (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah menggelar shalat Istisqa di Alun-Alun Kota Purwokerto, Selasa, guna memohon kepada Allah SWT agar menurunkan hujan menyusul penurunan curah hujan di wilayah setempat sejak dua bulan terakhir.

Bupati Banyumas Achmad Husein beserta muspida dan para aparatur sipil negara di wilayah setempat mengikuti shalat tersebut.
Sementara itu, bertindak sebagai imam shalat sekaligus khatib Ketua MUI Kabupaten Banyumas KH Chariri Sofa.

Usai pelaksanaan shalat, Ketua MUI Kabupaten Banyumas KH Chariri Sofa menjelaskan bahwa shalat tersebut digelar karena melihat kondisi kekeringan di wilayah Banyumas selama beberapa waktu belakangan akibat penurunan curah hujan.

Baca juga: MUI Minta Masyarakat Tobat Agar Turun Hujan

"Kita berharap Allah SWT segera menurunkan hujan, menurunkan air yang membawa berkah bukan air yang membawa musibah, bukan air yang mendatangkan banjir, akan tetapi air hujan yang mendatangkan rahmat," katanya.

Dia juga menjelaskan, shalat Istisqa memang dianjurkan digelar di tempat terbuka dan dalam kondisi panas terik.

"Karena itu kita melaksanakan shalat ini dalam kondisi panas terik di tempat terbuka yakni Alun-Alun Kota Purwokerto, dan kita sebagai manusia hanya bisa memohon dan berusaha," katanya.

Sementara itu, usai melaksanakan shalat, bupati beserta muspida langsung meninggalkan lokasi.

Sementara itu, menurut data terakhir dari BPBD Banyumas, ada 60 desa dari 19 kecamatan yang ada di wilayah setempat yang mengalami kekeringan dan krisis air bersih.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Ariono Poerwanto mengatakan pihaknya terus melakukan distribusi secara berkala ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa sejumlah wilayah di Jawa Tengah akan memasuki awal musim hujan pada bulan Oktober 2019.

Kepala Stasiun Geofisika Banjarnegara (BMKG Banjarnegara) Setyoajie Prayoedhi mencontohkan, sebagian wilayah di Kabupaten Banjarnegara khususnya wilayah Barat dan sebagian wilayah Banyumas diperkirakan sudah memasuki awal musim hujan pada Oktober.

Baca juga: Menag Ajak Masyarakat Melakukan Salat Istisqa Minta Hujan
Baca juga: Ribuan Warga Sumsel Salat Minta Hujan
Baca juga: Warga Kudus Ritual Minta Hujan

Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar