Kartu merah merusak impian PSIS

id liga 1,persib bandung,psis semarang,jefri sastra,robert albert

Kartu merah merusak impian PSIS

Pelatih Kepala PSIS Jefri Sastra (ANTARA/Heru Suyitno)

Skema yang kami lakukan adalah menekan lawan dari awal, di babak pertama sebelum musibah kartu merah kita banyak menciptakan peluang tetapi tidak terjadi gol
Magelang (ANTARA) - Kartu merah yang diterima Patrick Silva Mota pada akhir babak pertama saat menjamu Persib Bandung pada laga Liga 1 di Stadion Moch Soebroto Kota Magelang, telah merusak impian PSIS untuk menuai kemenangan, kata Pelatih Kepala PSIS Jafri Sastra.

"Ini pertandingan 'home' kedua kami harus menelan kekalahan sehingga kami tidak bisa meraih poin penuh, ini suatu kerugian bagi kami," katanya usai pertandingan melawan Persib di Magelang, Sabtu sore.

Sebenarnya, PSIS mempunyai tekad meraih poin penuh, akan tetapi kartu merah telah merusak segala-galanya, khususnya babak kedua.

Menurut dia, dengan 10 pemain, anak asuhnya sudah berusaha maksimal membuat gol, tetapi pada akhirnya harus menerima kekalahan dari Persib Bandung.

Gol satu-satunya tim Persib Bandung diciptakan oleh Ezechiel Ndouasel melalui sundulan kepala pada menit ke-78.

"Skema yang kami lakukan adalah menekan lawan dari awal, di babak pertama sebelum musibah kartu merah kita banyak menciptakan peluang tetapi tidak terjadi gol," kata Jafri.

Pada babak kedua, ia mengakui secara jujur bahwa agak sulit untuk melakukan permainan seperti babak pertama karena berkurangnya pemain, akan tetapi anak-anak sudah berusaha maksimal membuat gol.

"Bahkan babak kedua PSIS juga punya banyak peluang, mungkin lebih banyak dari tim lawan, tetapi semua juga tidak terjadi gol," katanya.

Baca juga: PSIS takluk 0-1 dari Persib

Pelatih Kepala Persib Bandung Robert Rrene Alberts menyatakan bersyukur dengan permainan anak asuhnya hari ini.

"Ini merupakan kemenangan yang susah kami capai karena PSIS Semarang bermain dengan bagus, apalagi Semarang main dengan 10 pemain.Tetapi itu tidak berpengaruh pada tim PSIS, mereka tetap bermain bagus," katanya.

Ia menuturkan pada babak kedua memang mereka dalam posisis berbahaya.

Pihaknya puas dengan kemenangan hari ini.

"Saya puas dengan pemain-pemain muda seperti Indra Mustafa dan lainnya, sesuai instruksi mereka bermain dengan bagus," katanya. 

Baca juga: PSIS perlu perkuat kerja sama tim
Baca juga: PSIS permalukan PSS 3-1 di kandang

 
Pewarta :
Editor: Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar