Pemkab Pekalongan jamin stok sembako menjelang Ramadhan

id Pemkab Pekalongan, harga sembako

Pemkab Pekalongan jamin stok sembako menjelang Ramadhan

Seorang pedagang sayuran di pasar tradisional Pekalongan , Nurahmah sedang menunggu pembeli. (Foto Kutnadi)

Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, menjamin ketersediaan kebutuhan pokok menjelang Ramadhan dan Idul Fitri 1440 Hijriah masih aman sehingga masyarakat tidak perlu cemas.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Pekalongan Hurip Riyantini di Pekalongan, Rabu, mengatakan bahwa memang ada sejumlah kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga namun stoknya masih aman.

"Kenaikan harga kebutuhan pokok kami pantau masih dalam batas normal atau wajar saat menjelang Ramadhan. Akan tetapi mengenai stok sembako maupun sayuran masih aman," katanya.

Pedagang sembako dan sayuran di Pasar Rakyat Bligo Aisyiyah (40) mengatakan pascapemilu 2019 sejumlah kebutuhan pokok dan sayur mayur mengalami kenaikan harga meski masih wajar.

Kenaikan harga sembako maupun sayuran ini, kata dia, diperkirakan terus melambung secara bertahap seiring memasuki bulan puasa hingga Lebaran 2019.

"Pascapemilu harga-harga kebutuhan pokok belum turun, bahkan cenderung naik. Kenaikan harga tersebut, kami perkirakan terus berlangsung secara bertahap menjelang Ramadhan hingga Lebaran 2019," katanya.

Harga cabai merah semula Rp25.000 per kilogram kini naik menjadi Rp30.000 per kilogram, cabai rawit merah semula Rp20.000 per kilogram naik menjadi Rp25.000 per kilogram, dan cabai rawit semula Rp10.000 per kilogram naik menjadi Rp15.000 per kilogram.

Kemudian, harga bawang merah semula hanya Rp25.000 per kilogram kini naik menjadi Rp35.000 per kilogram dan bawang putih semula Rp35.000 kilogram naik menjadi Rp45.000 per kilogram.

Ia mengatakan harga ayam potong masih fluktuatif serta harga beras antara Rp8.000 hingga Rp10 ribu per kilogram.

"Harga ayam memang masih belum stabil. Sekarang, harga daging ayam potong sekitar Rp36.000 per kilogram namun besok atau lusa bisa turun ataupun naik lagi," katanya.

 
Pewarta :
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar