Logo Header Antaranews Jateng

Hujan abu terjadi di Boyolali

Selasa, 29 Januari 2019 22:54 WIB
Image Print
Hujan abu tipis dampak aktivitas Gunung Merapi terlihat di kawasan jalan simpang lima Patung Kuda Boyolali, Selasa malam. (Foto: Bambang Dwi Marwoto)

Boyolali (Antaranews Jateng) - Hujan abu tipis terjadi di sejumlah daerah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Selasa malam, akibat guguran lava Gunung Merapi di perbatasan Jateng dan Sleman, D.I. Yogyakarta itu.

Sejumlah daerah yang terdampak hujan abu tipis di Boyolali, antara lain Desa Mriyan, Sangup, dan Sruni Kecamatan Musuk atau bagian timur Gunung Merapi, sedangkan lainnya wilayah Kota Boyolali.

Menurut Darmaji (40), warga Desa Sruni Musuk Boyolali, hujan abu tipis terjadi di Desa Sruni sejak Selasa malam.

Saat itu Darmaji mengikuti rapat atau kumpulan RT, tetapi setelah pulang sekitar pukul 22.00 WIB, terasa ada hujan abu tipis. Namun, hal itu, belum mempengaruhi warga sekitar.

"Saya melihat ada hujan abu tipis diperkirakan sekitar pukul 21.00 WIB. Hujan abu dampak dari aktivitas Gunung Merapi," kata Darmadi.

Hal sama juga dirasakan, Taufik (38), warga Boyolali, hujan abu tipis juga dirasakan warga di wilayah Kota Boyolali.

"Saya merasakan saat melintas di kawasan simpang lima Boyolali, terjadi hujan abu tipis. Namun, warga tetap beraktivitas seperti biasa," kata Taufik.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Bambang Sinungharjo, saat dikonfirmasi soal hujan abu tipis, membenarkan sejumlah daerah Boyolali.

Menurut Bambang Sinungharjo, hal tersebut dampak dari aktivitas Gunung Merapi yang saat itu mengeluarkan guguran lava ke arah Kali Gendol Sleman, DI Yogyakarta sekitar pukul 20.17 WIB.

Menurut dia, dampaknya terjadi hujan abu tipis di desa Mriyan, Sruni, Cluntang Kecamatan Musuk dan sebagain wilayah Kota Boyolali.

Pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti instruksi pemerintah melalui petugas dukuh dan desa setempat.



Pewarta:
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2026