Batal tunangan, Pete Davidson menangis di depan Ibunya

id pete davidson,Ariana Grande

Batal tunangan, Pete Davidson menangis di depan Ibunya

Pete Davidson dan Ariana Grande memutuskan membatalkan pertunangan mereka (Nydailynews)

Jakarta (Antaranews Jateng) - Pete Davidson akhirnya buka-bukaan tentang kesedihannya setelah batal bertunangan dengan Ariana Grande. 

Dilansir US Weekly, komedian itu dengan jujur mengungkapkan dalam pertunjukan Malam Tahun Baru di Boston, Massachusetts, bagaimana ia menangis sembari duduk di meja bersama sang ibu setelah perpisahannya di bulan Oktober. 

Selama pertunjukan, Davidson juga membicarakan bagaimana perpisahan itu mengajarkan dirinya banyak hal mengenai manusia dan membuatnya “melihat bagaimana orang yang jelek bisa mendapatkan apa sesuatu, dan bagaimana orang yang keren bisa menjadi sesuatu,” dikutip ET Online, Rabu.

Bintang “Saturday Night Live” yang berusia 25 tahun itu juga disebutkan namanya dalam lagu terpopuler Grande, "Thank U Next," yang dirilis oleh penyanyi itu sebulan setelah mereka membatalkan pertunangan mereka.

Baca juga: "Thank u, next" Ariana Grande geser rekor Adele

"Bukan perempuan yang luar biasa," candanya setelah berbicara tentang bagaimana sebagian besar artis tidak menyebutkan nama mantan mereka saat bernyanyi tentang mereka dalam lagu-lagu mereka. "Jenius yang kejam untuk penyebutan nama kami semua."

Baca juga: Manajer Ariana Grande bela Pete Davidson

Penampilan dan pemberitahuan ke publik muncul kurang dari tiga minggu setelah bintang televisi itu mengunggah pesan di Instagram tentang bagaimana dia tidak "ingin berada di bumi ini lagi."

Grande - yang kehilangan mantan pacarnya Mac Miller karena overdosis pada bulan September - tertangkap gambarya dengan wajah tampak muram saat menuju ke NBC Studios, di mana ia dilaporkan berusaha mengunjungi Davidson tetapi ditolak.

Baca juga: Ariana Grande unggah kenangan dengan Mac Miller saat Thanksgiving

Baca juga: Pete Davidson didatangi polisi pasca unggahan Instagram yang meresahkan

Penerjemah: Anggarini Paramita
Pewarta :
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar