Lorenzo hingga Pedrosa berduka dan beri semengat korban tsunami Selat Sunda

id Lorenzo hingga pedrosa berduka,beri semangat korban tsunami

Lorenzo hingga Pedrosa berduka dan beri semengat korban tsunami Selat Sunda

Juara Dunia Moto GP 2016 Marc Marquez (kiri) dan rekan satu timnya di Repsol Honda, Dani Pedrosa, dalam ramah tamah dengan PT Astra Honda Motor di Jakarta, Senin (16/10/2017). (ANTARA News/Risbiani Fardaniah)

Jakarta (Antaranews Jateng) – Kabar adanya tsunami di Selat Sunda yang terjadi pada Sabtu (22/12) malam terdengar hingga kepada pebalap Moto GP seperti Jorge Lorenzo, Marc Marquez dan Dani Pedrosa. Mereka memberikan ucapan belasungkawa serta memberikan semangat bagi para korban bencana tsunami.

Dalam akun Twitter resminya, para pebalap Moto GP ini menyampaikan ucapan belasungkawa sekaligus memberi semangat Indonesia untuk tetap kuat dan tegar.

Dalam akun resminya, pembalap dari Ducati, Jorge Lorenzo dengan menggunakan bahasa Indonesia menyampaikan belasungkawanya terhadap korban yang terkena bencana tsunami ini.

“Semua belasungkawa saya untuk Indonesia. Jadilah kuat. #IndonesiaTsunami,” Cuitnya.
  Di lain kesempatan, pembalap asal Spanyol, Marc Marquez dalam akun resminya memberikan semangat untuk korban yang terkena musibah tsunami Selat Sunda.

“Saya memberi dukungan kepada masyarakat Indonesia agar tetap kuat dan terus semangat, khususnya yang terkena dampak tsunami #Indonesia,” ungkapnya.
  Pebalap dari Honda yang berkebangsaan Spanyol, Dani Pedrosa, dalam akun Twitter memberikan dukungannya terhadap orang-orang yang terkena musibah tsunami di Selat Sunda.

“Sad news. #IndonesiaTsunami All my support to all the people affected for the tsunami,” ungkapnya.
 
Tsunami pada Sabtu (22/12) malam telah mengakibatkan sedikitnya 281 meninggal dunia, 1.016 orang luka-luka dan 57 orang hilang; serta menyebabkan kerusakan 611 rumah, 69 hotel-vila, 60 warung-toko, dan 420 perahu-kapal di Pandeglang, Serang, Lampung Selatan, Tanggamus dan Pesawaran menurut BNPB.

BNPB memperkirakan jumlah korban dan kerusakan masih akan bertambah mengingat pendataan masih terus dilakukan oleh petugas.(Editor : Ida Nurcahyani)
 
Pewarta :
Editor: Totok Marwoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar