Banyumas belum target kunjungan wisatawan asing

id pariwisata

Banyumas belum target kunjungan wisatawan asing

Pengamat Pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman, Chusmeru (wury puspitasari)

     Purwokerto (Antaranews Jateng) - Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, perlu menetapkan target kunjungan wisatawan mancanegara salah satunya dengan melakukan studi pasar wisata, kata Pengamat Pariwisata dari Universitas Jenderal Soedirman, Chusmeru.
     "Selama ini kunjungan wisatawan mancanegara ke Banyumas belum signifikan dibandingkan dengan kunjungan wisatawan nusantara sehingga perlu ditetapkan target," kata Chusmeru di Purwokerto, Rabu.
     Para pihak terkait, kata dia, perlu melakukan sejumlah hal.
     Pertama, melakukan studi pasar wisata mancanegara. Perlu pemetaan objek dan daya tarik wisata banyumas dan potensi pasar yang sesuai dengan permintaan wisatawan mancanegara.
     Kedua, meningkatkan kualitas produk wisata sesuai standar internasional, baik dalam hal objek, daya tarik, akomodasi, aksesibilitas, maupun pelayanan.
     "Ketiga, perlu melakukan diversifikasi produk wisata agar bisa dijual ke mancanegara. Masih banyak daya tarik wisata yang perlu digarap, seperti wisata olah raga, wisata religi, serta meetings, incentives, conferences and exhibitions (MICE) yang selama ini belum optimal," katanya.
     Keempat, kata dia, promosi produk wisata ke mancanegara perlu lebih gencar. Caranya dengan menjalin jejaring dan kerjasama dengan biro perjalanan dalam dan luar negeri, serta media internasional.
     Kelima, membuat sistem informasi pariwisata Banyumas yang terpadu dengan biro perjalanan, hotel dan restoran, serta pegiat wisata.
     "Bahkan jika memungkinkan sistem informasi ini bisa terkoneksi dengan biro perjalanan di luar negeri maupun konsul atau kedubes Indonesia di luar negeri," katanya.
Pewarta :
Editor: Zuhdiar Laeis
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar