Logo Header Antaranews Jateng

UBY bentuk koperasi wisata di Desa Samiran

Jumat, 27 Juli 2018 16:55 WIB
Image Print
Kelompok diskusi terpumpun dilaksanakan UBY pada pengembangan sektor pariwisata di Desa Samiran (Foto: Dokumen)

Boyolali (Antaranews Jateng) - Universitas Boyolali (UBY) membentuk koperasi wisata di Desa Samiran, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali untuk mengembangkan potensi pariwisata di daerah tersebut.

"Selama ini potensi wisata di Desa Samiran cukup besar, tetapi memang masih dikelola secara sederhana dan belum terorganisasi dengan baik," kata Ketua Program Studi Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Boyolali (UBY) Sigit Maryanto di Boyolali, Jumat.

Desa Samiran layak dijadikan sebagai desa wisata mengingat letaknya yang berada di antara Gunung Merapi dan Merbabu.

Beberapa sektor bisnis yang layak dikembangkan di daerah tersebut, di antaranya penginapan serta agrowisata seperti sayuran, bunga, dan peternakan sapi perah.

Meski demikian, katanya, mengingat potensi bisnis tersebut belum dikelola dengan baik akhirnya berdampak pada persaingan antarpelaku usaha menjadi tidak sehat. Oleh karena itu, UBY menginisiasi dibentuknya koperasi wisata.

Koperasi wisata dibentuk oleh mahasiswa UBY yang telah satu bulan ini melaksanakan kuliah kerja nyata (KKN) di Desa Samiran dengan harapan dapat dikembangkan dengan melibatkan banyak pemangku kepentingan atau pelaku wisata setempat.

"Seperti misalnya kelompok seni dan budaya, pemilik warung makan, pemandu wisata, dan biro wisata," katanya.

Ia juga berharap melalui integrasi kelembagaan pengelola "homestay" dan pelaku agrowisata dalam wadah koperasi wisata, potensi wisata yang ada dapat dioptimalkan kemanfaatannya sehingga mampu mendorong tingkat kunjungan wisata.

"Selain itu, juga meningkatkan pendapatan masyarakat sehingga kesejahteraan masyarakat Desa Samiran juga meningkat," katanya.

Selain membentuk koperasi wisata, para mahasiswa KKN juga melakukan sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, kelompok diskusi terpumpun dan pendampingan kepada warga Desa Samiran, khususnya di Dusun Tretes dan Dusun Pojok dalam membangun dan mengelola desa wisata.

"Pelatihan yang kami berikan di antaranya motivasi dan sikap wirausaha, manajemen akuntansi, dan strategi pemasaran dengan berbasis 'e-commerce'," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026