
Purbalingga tingkatkan kampanye Germas

Purbalingga (Antaranews Jateng) - Pemerintah Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, terus meningkatkan kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di wilayah setempat, kata Sekretaris Dinas Kesehatan Purbalingga, Umar Faozi.
"Kami berharap Germas menjadi budaya bagi seluruh lapisan masyarakat di Purbalingga," kata Umar Faozi di Purbalingga, Senin.
Dia menjelaskan ada empat pesan Germas yang perlu diperhatikan oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Pertama, aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari. Kedua konsumsi buah dan sayuran. Ketiga cek kesehatan secara teratur. Keempat istirahat cukup dengan perilaku hidup bersih sehat," katanya.
Dia menambahkan perbaikan lingkungan dan perubahan perilaku ke arah yang lebih sehat, perlu dilakukan secara sistematis dan terencana oleh semua komponen masyarakat.
"Untuk itu Germas menjadi pilihan dalam rangka mewujudkan derajat kesehatan yang lebih baik," katanya.
Selain itu, dia juga menambahkan bahwa pola penyakit di Indonesia pada saat ini tengah mengalami pergeseran.
"Ini ditandai dengan meningkatnya kematian dan kesakitan akibat penyakit tidak menular (PTM) seperti stroke, jantung dan diabetes," katanya.
Dampak peningkatan kejadian PTM, kata dia, berimbas pada peningkatan pembiayaan pelayanan kesehatan yang harus ditanggung oleh masyarakat dan pemerintah, serta menurunnya produktivitas masyarakat.
"Untuk itulah kita perlu menggencarkan kampanye Germas ke seluruh lapisan masyararakat. Selain itu, Germas juga merupakan perwujudan dari program revolusi mental," katanya.
Dia menambahkan hingga saat ini kegiatan Germas di Purbalingga terus dilakukan setiap bulan di tingkat kecamatan.
"Dari kegiatan rutin tersebut kita berharap masyarakat menjadikan perilaku hidup sehat sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari," katanya.
Pewarta: Wuryanti Puspitasari
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
