Logo Header Antaranews Jateng

Profesi wartawan masih menjanjikan

Jumat, 9 Februari 2018 13:10 WIB
Image Print
Ketua Panitia HUT PWI Provinsi Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana memberi sambutan dalam sarasehan dan sykuran HUT PWI di Gedung Pers Jawa Tengah, Semarang, Jumat (9/2/2018)(Foto: AZM)

Semarang, (Antaranews Jateng) - Profesi wartawan hingga hari ini masih tetap menjanjikan memberi kehidupan yang layak di tengah merebaknya informasi dari media sosial dan media digital lainnya.

Demikian rangkuman dari sarasehan yang digelar Persatuawan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Jawa Tengah memperingati HUT Ke-72 PWI dan Hari Pers Nasional di Gedung Pers Jawa Tengah di Semarang, Jumat.

Wartawati senior Sri Humaini menyatakan profesi wartawan memang tidak menjanjikan kekayaan, tapi profesi ini memberi kepuasan jiwa bagi yang menjalani.

Karena tidak menjanjikan materi berlebih, wartawati yang menjalani profesi sejak 1968 tersebut menyarankan kepada wartawan muda untuk mencari istri yang juga bekerja.

Wakil Pemimpin Redaksi Suara Merdeka, Agus Toto Widiyatmoko, menyatakan pentingnya menjaga integritas profesi wartawan untuk memberikan informasi kepada publik berdasarkan kebenaran.

"Produk wartawan harus tetap dihasilkan berdasarkan prinsip-prinsip jurnalistik," katanya dalam sarasehan yang dipandu wartawan muda Hidayat.

Achmad Zaenal M, Kepala LKBN Antara Biro Jawa Tengah, mengingatkan meski profesi jurnalistik memberi kepuasan jiwa, bukan berarti pengelola media menomorduakan hak-hak dasar yang dimiliki wartawan

"Wartawan harus tetap menerima upah minimal sesuai UMK pada tahun pertama bekerja," katanya.

Sarasehan yang didahului syukuran tersebut dihadiri puluhan wartawan senior. Mantan Pemimpin Redaksi Wawasan, Sutjipto, menyerahkan potongan tumpeng kepada wartawati muda Fani Ayudia.



Pewarta:
Editor: Achmad Zaenal M
COPYRIGHT © ANTARA 2026