
Dua Warga Batang Terindikasi Difteri

Batang, ANTARA JATENG - Dua warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terindikasi penyakit difteri sehingga penderita harus dirawat di Rumah Sakit Umum Pemerintah (RSUP) Dr. Kariadi Semarang.
Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Batang, Junaedi di Batang, Selasa, mengatakan bahwa dua warga suspek difteri tersebut adalah AA (15) warga Gringsing dan seorang balita, warga Kecamatan Banyuputih.
"Mereka dirujuk ke RSUP Dr. Kariadi. Sebenarnya, kami sudah menyiapkan tempat khusus untuk penderita difteri tetapi mereka memilih berobat di RSUP Semarang," katanya.
RSUD, kata dia, juga akan memperketat pengawasan terhadap pengunjung yang akan membezuk pasien difteri.
"Bagi pengunjung yang akan membezuk pasien difteri, juga harus memakai alat pelindung diri, seperti masker, sarung tangan, dan baju pelindung. Tujuan adalah mengantisipasi penularan difteri pada pengunjung lain," katanya.
Dokter anak RSUD Batang, Tan Evi Susanti mengatakan difteri adalah penyakit menular dan berpotensi menimbulkan kematian bagi penderita penyakit tersebut.
"Difteri itu lebih rentan pada usia anak yang memiliki kekebalan tubuh rendah. Oleh karena, penyakit yang disebebkan oleh kuman dapat antisipasi dengan melakukan imunisasi," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
