
BRI Fokus Membiayai UMKM

Solo, ANTARA JATENG - Bank Rakyat Indonesia terus berupaya fokus membiayai sektor usaha mikro, kecil, dan menengah agar tumbuh lebih baik.
"Selama ini kami memang `concern` ke UMKM. Kami ingin terlibat karena selama ini BRI besarnya dari UMKM," kata Kepala BRI Cabang Sudirman Solo Aloysius Andi Sulistyo di Solo, Selasa.
Ia mengatakan hal ini sejalan dengan prinsip awal BRI bahwa 80 persen dari total portofolio harus dari UMKM. Bahkan, dikatakannya, untuk wilayah Soloraya sudah lebih dari angka tersebut, yaitu mencapai 90 persen.
"Untuk nilai total kredit mencapai Rp680 miliar, ini khusus dari UMKM. Dari sisi pengajuan perbulan hingga saat ini terus meningkat sampai kami kewalahan," katanya.
Ia mengatakan jika dibandingkan dengan tahun lalu, jumlah nasabah UMKM dari awal tahun hingga saat ini mengalami peningkatan. Jika tahun lalu dari Januari-September jumlah nasabah UMKM se-Soloraya sebanyak 358 nasabah, pada periode sama tahun ini meningkat menjadi 1.284 nasabah.
Untuk pengajuan kredit yang paling banyak berasal dari sektor perdagangan. Untuk plafon pengajuan kredit mulai dari Rp50 juta-Rp3,5 miliar.
"Sejauh ini tingkat `non performing loan` atau kredit macet juga masih terkendali, yaitu 2,8 persen," katanya.
Sementara itu, sebagai upaya perluasan pangsa pasar UMKM tersebut, pihaknya aktif melakukan monitoring. Selain itu, pihaknya juga melakukan pendekatan ke UMKM melalui Rumah Kreatif BUMN (RKB).
"Dengan adanya RKB dari Maret sampai sekarang sudah ada 71.000 member UMKM. Tinggal ambil di RKB itu, selanjutnya ditindaklanjuti sudah berbankir atau belum. Mereka bawa komunitas sehingga kami terbantu sekali untuk debitur," katanya.
Pewarta: Aris Wasita Widiastuti
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
