Logo Header Antaranews Jateng

30 Perusahaan Ikuti Bursa Kerja di Temanggung

Selasa, 16 Mei 2017 15:54 WIB
Image Print
Puluhan remaja antre registrasi dalam bursa kerja di Gedung Pemuda dan Kebudayaan Kabupaten Temanggung. (Foto:ANTARAJATENG.COM/Heru Suyitno)

Temanggung, ANTARA JATENG - Sebanyak 30 perusahaan skala regional maupun nasional mengikuti bursa kerja yang diselenggarakan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, pada 16-17 Mei 2017.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Temanggung, Suminar Budi Setiawan di Temanggung, Selasa, mengatakan dari sejumlah peserta bursa kerja tersebut menyediakan 1.392 lowongan kerja.

Bursa kerja yang diselenggarakan di Gedung Pemuda dan Kebudayaan Temanggung tersebut dibuka oleh Bupati Temanggung, Bambang Sukarno.

Suminar mengatakan sejumlah perusahaan yang berpartisipasi dalam bursa kerja ini, antara lain bergerak di bidang pengolahan kayu, perbankan, asuransi, dan perusahaan tekstil (garmen).

Ia menuturkan bursa kerja atau job fair ini bertujuan membantu proses bertemunya pencari kerja dan pengguna tenaga kerja secara lebih efektif dengan memberikan pelayanan langsung dan terbuka pada waktu tertentu dan dalam suatu tempat tertentu.

"Melalui job fair maka tersedia lapangan kerja baru guna mendukung program pemerintah dalam hal penanggulangan pengangguran dan pengentasan kemiskinan," katanya.

Ia mengatakan sasaran kuantitatif penyelenggaraan kegiatan ini, yakni tersedianya lowongan kerja sebanyak 1.392 orang secara langsung dan terbuka sehingga dapat menempatkan tenaga kerja baru lulusan SD, SMP, SLTA sederajat, dan lulusan D3 atau sarjana di Kabupaten Temanggung.

"Sasaran penyelenggaraan job fair adalah para pencari kerja, terutama yang baru saja lulus SMA atau sederajat pada tahun ini. Para lulusan SMA atau sederajat yang tidak punya kesempatan dan biaya untuk melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi diharapkan bisa terserap di dunia kerja," katanya.

Bupati Temanggung, Bambang Sukarno dalam sambutannya mengatakan penyelenggaraan bursa kerja tersebut bermanfaat untuk ajang pertemuan antara produsen atau penyedia lowongan kerja dengan pencari kerja.

Ia mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk memperluas kesempatan kerja guna mengurangi pengangguran, khususnya di Kabupaten Temanggung.

"Pelaksanaan job fair ini hendaknya dievaluasi setiap tahun agar bisa diketahui jenis lowongan pekerjaan apa yang paling laku guna menyerap tenaga kerja sehingga pelaksanaan untuk masa mendatang menjadi lebih baik," katanya.



Pewarta:
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026