Logo Header Antaranews Jateng

Umat Kristiani Diajak Terlibat Sikapi Persoalan Bangsa

Jumat, 23 Desember 2016 08:55 WIB
Image Print
Umat Kristen berdoa mengikuti misa Natal di Gereja Katedral Santa Perawan Maria Ratu Rosario Suci, di Semarang, Jateng, Jumat (25/12). Perayaan Natal di Gereja Katedral Semarang mengangkat tema 'Hidup Bersama Sebagai Keluarga Allah'. FOTO ANTARA/R. R

Semarang, Antara Jateng - Umat kristiani diajak untuk mewujudkan hidup yang lebih bermartabat dengan terlibat langsung dalam upaya menyikapi permasalahan bangsa yang sudah bertahun-tahun dihadapi.

Administratur Diosesan Keuskupan Agung Semarang Sukendar Wignyosumarta di Semarang, Jumat, mengatakan sejumlah persoalan kebangsaan yang sudah menahun tersebut di antaranya korupsi, penyalahgunaan narkotika, kemiskinan, hingga masalah intoleransi.

"Hal tersebut merupakan semangat inkarnasi, Allah yang mau menjadi manusia ditangkap sebagai roh dasar dalam perayaan Natal," katanya.

Ia menyebut masalah korupsi dan pengutan liar merajalela dari pusat hingga daerah.

Bahkan, Badan Pusat Statistik mencatat masih ada sekitar 28 juta penduduk miskin di Indonesia.

"Panyalahgunaan narkotika terus meningkat," tambahnya.

Dalam menghadapi hiruk pikuk persoalan bangsa tersebut, menurut dia, umat kristiani diajak untuk terlibat.

Ia mencontohkan pencegahan korupsi maupun penyalahgunaan narkotika mulai dari keluarga.

"Setop korupsi, dampingi anak-anak jangan sampai terjerat narkoba," katanya.

Ia menegaskan persoalan sosial dan kemanusiaan tersebut jangan sampai membuat kita merasa takut.

"Jadikan tantangan tersebut sebagai kesempatan untuk mengambil peran nyata dalam menyikapi persoalan hidup," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026