Logo Header Antaranews Jateng

Pemprov Optimistis Datangkan Dua Juta Wisatawan

Kamis, 8 Desember 2016 17:56 WIB
Image Print
Penari membawakan tarian merak sesaat sebelum penerbangan perdana Trigana Air dari Bandara Adi Sumarmo, Solo, Rabu (18/4). (Foto: ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/ss/ama/12

Semarang, Antara Jateng - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah optimistis mampu mendatangkan dua juta wisatawan mancanegara pada tahun 2019, baik melalui Solo maupun Semarang.

"Kami semakin percaya diri karena belum lama ini pariwisata di Jawa Tengah memperoleh penghargaan dari Kementerian Pariwisata," kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, Prasetyo Aribowo di Semarang, Kamis.

Dua penghargaan tersebut yaitu Kota Semarang merupakan salah satu dari 10 kota dengan daya saing wisata terbaik. Bahkan, Kota Semarang menduduki peringkat kelima atau lebih baik dibandingkan Bandung yang menduduki peringkat ketujuh.

Penghargaan selanjutnya adalah Kota Solo menjadi kota dengan tata kelola pariwisata terbaik di Indonesia.

"Dengan adanya dua penghargaan ini artinya dua kota ini mulai bangkit, konteksnya dengan mendatangkan dua juta wisatawan asing pada 2019," katanya.

Untuk target dua juta wisatawan asing tersebut sebagai rinciannya untuk Yogyakarta sebanyak 800 ribu dan Jateng sebanyak 1,2 juta wisman.

Sementara itu, pihaknya mengapresiasi langkah direksi PT Angkasa Pura sebagai pengelola bandara di wilayah itu karena ikut mendorong perkembangan sektor pariwisata di Kota Semarang dan sekitarnya.

"Untuk upaya Angkasa Pura ini kaitannya dengan Jateng adalah aksesibilitas. Kalau sektor parwisata kan tiga sektor yang harus diperhatikan yaitu aksesibilitas, amenitas, dan atraksi. Kalau akses jelek orang akan enggan masuk ke Semarang," katanya.

Dalam hal ini, kemampuan kapasitas bandara sangat penting. Pihaknya juga mengapresiasi Bandara Ahmad Yani yang mulai berbenah.

Di sisi lain, Bandara Adi Sumarmo juga sudah dibantu oleh Menteri Pariwisata dan Menteri Perhubungan melalui tambahan slot dari Solo ke beberapa kota di Indonesia, di antaranya Solo-Kupang, Solo-Makasar, Solo-Balikpapan, dan Solo-Samarinda.

"Sebentar lagi akan ada Solo-Bangkok, ini sedang dirintis. Pada dasarnya kolaborasi akan meningkatkan daya saing Jateng," katanya.

Pihaknya juga terus memperbaiki infrastruktur Jateng. Selain jalur bandara dan jalur kereta api, pihaknya juga memperbaiki jalan darat.

"Ini kami lakukan untuk menuju tahun 2019 yang semakin baik," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026