
Keterlibatan Masyarakat dalam Pariwisata Harus Ditingkatkan

Magelang, Antara Jateng - Deputi energi, logistik, kawasan dan pariwisata Kementerian BUMN, Edwin Abdullah Hidayat mengatakan keterlibatan masyarakat dalam pengembangan pariwisata di Indonesia harus ditingkatkan.
"Pariwisata itu sesuatu hal yang tidak bisa hanya mengandalkan peningkatan infrastruktur dan fasilitas," katanya usai peletakan batu pertama pembangunan Balai Ekonomi Desa di sekitar kawasan Borobudur, Magelang, Jumat.
Menurut dia, keterkaitan yang lebih luas, yakni dengan masyarakat karena pariwisata itu pada dasarnya adalah dari manusia yang mau melancong dan manusia yang mau menerima.
"Kalau menyiapkan infrastruktur hebat dan segala macamnya dengan destinasi yang bagus dan pemasaran yang luar biasa tetapi kalau masyarakat tidak siap untuk menerima kedatangan turis maka itu menjadi usaha yang sia-sia," katanya.
Ia menuturkan semangat menumbuhkan pariwisata di Borobudur ini merupakan upaya luar biasa dari PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko untuk mengubah bisnis model dalam pendekatan pengembangan pariwisata.
Ia menegaskan keterlibatan masyarakat dalam pariwisata adalah sesuatu yang harus dilakukan. Oleh karena itu dalam pengembangan destinasi Borobudur tidak mungkin dilakukan tanpa melibatkan masyarakat sekitar wilayah Borobudur.
"Kami bersama BUMN mempunyai program bahwa untuk mengembangkan pariwisata harus dimulai dengan mempersiapkan masyarakat di sekitar destinasi agar pengembangan destinasi itu tidaK terjadi kantong-kantong kemiskinan," katanya.
Ia mengatakan masyarakat harus siap menjadi insan-insan pariwisata yang mengembangkan aktivitas pariwisata di daerah mereka.
"Di sini kita mempunyai warisan budaya nenek moyang sebagai karya agung yang memiliki latar belakang pemandangan luar biasa. Potensi yang luar biasa ini harus dikembangkan. Guna mengembangkan itu semua harus dimulai dengan membina dan mendidik masyarakat," katanya.
Ia menyebutkan BUMN yang terlibat dalam program Balkondes sementara yang sudah komitmen ada 16 dan akan tambah menjadi 19 BUMN, yang nantinya akan membangun 20 Balkondes di 20 desa di Kecamatan Borobudur.
Menurut dia dengan program tersebut tidak hanya semata-mata pembangunan fisik tetapi juga membangun dan membesarkan masyarakat dengan melakukan pelatihan pada masyarKat.
"Pelatihan manajemen bagaimana mengelola Balkondes, kita juga melakukn supervisi juga melakukan pembinaan terhadap potensi lokal seperti kerajinan gerabah atau seni-seni yang lain.
Pewarta: Heru Suyitno
Editor:
Kliwon
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
