Logo Header Antaranews Jateng

Karimunjawa Bakal Dilengkapi Pelabuhan Berkapasitas Besar

Senin, 29 Agustus 2016 19:15 WIB
Image Print
Sejumlah wisatawan berada di kapal cepat Express Bahari 2C di Pantai Kartini, Jepara, Jawa Tengah, Selasa (6/10). Kapal yang melayani penyeberangan setiap hari selain hari Kamis, dari Jepara ke pulau Karimunjawa dan sebaliknya dengan waktu tempuh 2 j

Jepara, Antara Jateng - Pulau Karimunjawa, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, bakal dilengkapi dengan pelabuhan berkapasitas besar sehingga bisa menampung kapal dengan bobot yang lebih besar, kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jepara Mulyaji.

"Tersedianya pelabuhan yang bisa menampung kapal dengan berbagai ukuran dan jumlah tentunya akan berdampak positif terhadap perkembangan objek wisata di Karimunjawa," ujarnya di Jepara, Senin.

Apalagi, lanjut dia, saat ini sudah ada penambahan rute penyeberangan laut dari Pelabuhan Kendal menuju Karimunjawa.

Selama ini, kata dia, kapal penumpang bersandar di Pelabuhan Perintis yang ada di Karimunjawa.

Pelabuhan berkapasitas besar itu rencananya dibangun di Legon Bajak, tidak jauh dari Bandara Dewandaru.

Jika direalisasikan, kata dia, kapal-kapal besar tentu bisa bersandar ke Karimunjawa sehingga jumlah wisatawan yang berkunjung juga akan semakin bertambah.

Ia mengatakan potensi kunjungan wisatawan semakin meningkat. Hal itu bisa dilihat dari respons swasta yang berani membuka jalur penyeberangan laut baru dari Pelabuhan Kendal menuju Karimunjawa.

Camat Karimunjawa M Taksin membenarkan bahwa pelabuhan Legon Bajak akan dikembangkan menjadi pelabuhan besar yang bisa menampung kapal setidaknya memiliki bobot hinggga 6.000 gross ton (GT).

Selama ini, kata dia, yang berani bersandar hanya kapal tug boat, sedangkan tongkang masih berhenti di tengah laut karena kedalaman pelabuhan belum memungkinkan untuk disandari tongkang.

Rencana pengembangan Pelabuhan Legon Bajak menjadi pelabuhan besar, kata dia, sudah dimulai dan lahan yang hendak digunakan juga tersedia.

"Informasinya memang mulai tahun ini, mengingat sudah ada aktivitas, meskipun pembangunan fisik dimungkinkan tahun depan," ujarnya.

Pemusatan pelabuhan di Legon Bajak, kata dia, tentunya bisa berdampak pada roda perekonomian masyarakat setempat karena lalu lintas pelabuhan akan lebih ramai.



Pewarta:
Editor: hernawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026