Logo Header Antaranews Jateng

Serapan Beras Bulog Jateng Capai 75 Persen

Selasa, 2 Agustus 2016 16:14 WIB
Image Print
Ilustrasi - Sejumlah pekerja menumpuk beras di gudang Bulog. (Foto ANTARA)

Semarang, Antara Jateng - Serapan beras oleh Bulog Divisi Regional Jawa Tengah hingga hari ini mencapai 75 persen dari target tahun 2016 sebesar 505 ribu ton setara beras.

"Dari kontrak yang kami lakukan dengan mitra sebanyak 390 ribu ton sudah terealisasi 376 ribu ton," kata Kepala Bulog Divre Jateng Usep Karyana di Semarang, Selasa.

Untuk serapan setiap harinya rata-rata sebanyak 2.000-3.000 ton/hari. Dikatakan, musim kemarau basah yang terjadi kali ini tidak memberikan dampak negatif pada hasil panen beras yang dilakukan oleh para petani.

"Penyerapan sejauh ini lancar, tidak ada kesulitan memperoleh beras atau gabah yang syaratnya sesuai dengan instruksi Presiden nomor 5 tahun 2015," katanya.

Untuk diketahui, beberapa yang diatur dalam inpres tersebut di antaranya kadar air tidak boleh lebih dari 14 persen, derajat sosoh 95 persen, dan butir patah tidak boleh lebih dari 20 persen.

Dikatakan, saat ini beberapa daerah sudah mulai melakukan panen yang kedua di antaranya Purwodadi dan Demak. Pihaknya memprediksi, puncak panen kedua akan terjadi pada bulan Agustus.

"Harapannya pada puncak panen tersebut volume serapan beras akan lebih besar dibandingkan saat ini," katanya.

Pihaknya juga optimistis, dengan penyerapan yang terus dilakukan target penyerapan beras untuk tahun ini dapat segera terpenuhi.

Sementara itu, mengenai ketersediaan beras di gudang Bulog se Jawa Tengah, Usep mengatakan stok dapat mencukupi untuk kebutuhan hingga bulan Februari 2017.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026