Logo Header Antaranews Jateng

Polres Temanggung Kehabisan Material SIM

Rabu, 27 Juli 2016 20:40 WIB
Image Print
Ilustrasi

Temanggung, Antara Jateng - Kepolisian Resor Temanggung, Jawa Tengah, kehabisan material untuk memcetak surat izin mengemudi sehingga pemohon hanya mendapatkan SIM sementara.

Baur SIM Polres Temanggung Aiptu Gede Sutomo di Temanggung, Rabu, mengatakan bahwa pihaknya tidak mendapatkan kiriman material cetak SIM secara penuh, sebelum hari-H Idulfitri 1437 Hijriah hingga sekarang.

Ia menuturkan bahwa fungsi SIM sementara sama dengan SIM pada umumnya. SIM sementara ini tidak hanya berlaku di wilayah hukum Polres Temanggung, tetapi juga berlaku di daerah lain.

"Pemohon SIM untuk sementara kami berikan selembar kertas yang berfungsi sebagai SIM sementara sambil menunggu material SIM," katanya.

Ia mengatakan bahwa material SIM mulai menipis pasokannya sejak 3 pekan lalu. Hal ini juga berlangsung di semua daerah di Jawa Tengah.

"Tidak hanya Temanggug saja, daerah lain juga mengalami hal sama," katanya.

Meskipun mengalami kekurangan material, kata dia, pelayanan pembuatan SIM tetap berjalan normal, hanya proses cetak menunggu material dikirim dari pusat. Pemohon SIM bisa melakukan pendaftaran, tes, hingga pemotretan SIM.

"Pemohon SIM sudah mencantumkan nomor telepon jika sewaktu-waktu sudah siap mencetak. Mereka akan kami hubungi," katanya.

Ia menyebutkan setiap hari minimal 100 orang mengajukan permohonan perpanjangan dan pembuatan SIM baru. Jumlah ini mengalami peningkatan dibanding pada saat Ramadan dan Idulfitri.

"Bagi pemohon yang akan memperpanjang maupun membuat SIM baru sama-sama mendapatkan SIM sementara, tetapi manfaatnya sama, jadi pengemudi jangan khawatir," katanya.

Ia menuturkan bahwa pihaknya tidak bisa menargetkan kapan material datang dan bisa distribusikan kepada pemohon mengingat Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Polres Temanggung hanya sebatas menerima material dari Mabes Polri.

"Kondisi ini terjadi di seluruh indonesia. Jadi, kami mohon kesabarannya. Bagi warga yang sudah menjalani proses hingga pemotretan, bakal menerima SIM kalau material cetak sudah kami terima," katanya.

Ia memperkirakan kekosongan material cetak SIM akan terjadi hingga 1 bulan ke depan. Saat ini proses lelang material SIM belum ada pemenangnya.



Pewarta:
Editor: Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026