Logo Header Antaranews Jateng

BI Optimistis Inflasi dapat Ditekan

Jumat, 22 April 2016 14:12 WIB
Image Print
Ilustrasi inflasi (Foto antaranews.com)

Purwokerto, Antara Jateng - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto optimistis inflasi bulan April 2016 di Kota Purwokerto, Kabupaten Banyumas dapat ditekan setelah sempat menjadi tertinggi di Jawa Tengah pada Maret 2016.

"Pada bulan Maret itu inflasi di Purwokerto cukup tinggi, di angka 0,55 persen. Jadi angka ini memang yang tertinggi di Jawa Tengah," kata Kepala KPw BI Purwokerto Ramdan Denny Prakoso di Purwokerto, Jumat.

Menurut dia, pihaknya bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Banyumas di bawah koordinasi Bupati Banyumas langsung melakukan evaluasi terhadap penyebab kenaikan inflasi bulan Maret di kota Purwokerto itu.

Dari evaluasi itu, kata dia, diketahui bahwa tingginya inflasi pada bulan Maret disebabkan oleh kenaikan harga bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit.

"Tetapi kemarin saat rapat koordinasi dengan Pak Bupati (Bupati Banyumas Achmad Husein, red.) pada minggu pertama bulan April, sudah terinformasi bahwa memang pada minggu keempat, harga bawang merah, cabai merah, dan cabai rawit sudah normal lagi karena kemarin ada permasalahan dari sisi panennya," katanya.

Selanjutnya saat rapat TPID Banyumas di KPw BI Purwokerto, kata dia, salah satu kesimpulannya adalah inflasi di kota Purwokerto pada bulan April akan menurun jika dibandingkan dengan bulan Maret.

Ia mengharapkan dari data hingga minggu ketiga bulan April, harga-harga kebutuhan pokok masyarakat di Purwokerto sudah normal kembali sehingga inflasi pada bulan April lebih rendah dibandingkan dengan bulan Maret.

Kendati demikian, dia mengaku belum bisa menyebutkan angka proyeksi inflasi bulan April di kota Purwokerto.

"Belum bisa disebutkan tetapi akan turun dan turunnya cukup banyak. Ini karena ada kabar menggembirakan, harga-harga yang tadinya tidak terkendali seperti cabai merah dan bawang merah sudah normal kembali," tegasnya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026