Logo Header Antaranews Jateng

Cuaca Buruk, Nelayan Pekalongan Nekat Melaut

Kamis, 18 Februari 2016 17:07 WIB
Image Print
Ilustrasi - Sebuah kapal nelayan menerjang ombak usai melaut di laut jawa, Tegal, Jateng. FOTO ANTARA/Oky Lukmansyah/ss/nz/12

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Pekalongan Wiranto di Pekalongan, Kamis, mengatakan bahwa beberapa nelayan yang menggunakan alat tangkap ikan tertentu tetap melaut meski cuaca mendung.

"Memang tidak semua nelayan melaut karena kondisi cuaca buruk. Akan tetapi nelayan yang mempunyai alat tangkap ikan seperti arad tetap melaut," katanya.

Wiranto mengatakan berdasarkan informasi dari Pelabuhan Perikanan Pantai (PPP), kondisi gelombang di tengah laut tidak terlalu tinggi, yaitu sekitar dua meter sehingga masih relatif aman untuk aktivitas menangkap ikan.

"Oleh karena, dengan kondisi gelombang laut setinggi dua meter itu, beberapa kapal yang menggunakan alat tangkap ikan arad tetap bisa melaut," katanya.

Meski demikian, para nelayan diharapkan tetap waspada saat berada di tengah laut sebagai upaya mengantisipasi sesuatu hal yang tidak diinginkan.

"Untuk mengetahui kondisi cuaca buruk dan tinggi gelombang yang bisa berubah sewaktu-waktu, Pelabuhan Perikanan Pantai setiap hari mengeluarkan informasi terkait kondisi cuaca setiap harinya. Dengan begitu, para nelayan bisa mengetahui tingkat keamanan saat melaut," katanya.

Ia menambahkan saat ini jumlah kapal nelayan yang berada di dua tempat pelelangan ikan yaitu TPI Wonokerto dan Jambean sekitar 400 unit.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026