Logo Header Antaranews Jateng

Nelayan Siap Beralih Solar ke Elpiji

Rabu, 7 Oktober 2015 16:45 WIB
Image Print
Nelayan. (Foto: ANTARA /Andreas Fitri Atmoko)

"Oleh karena merupakan program pemerintah, hal itu tentu sudah diperhitungkan masak-masak. Sumber minyak kita kan semakin kecil dan kita harus impor, kalau impor berarti mahal," katanya di Cilacap, Rabu.

Sementara untuk elpiji, kata dia, Indonesia masih memiliki cadangan hingga 80 tahun sehingga hal itu menjadi pilihan bagi pemerintah untuk melakukan konversi dari bahan bakar solar ke elpiji terhadap kapal-kapal nelayan.

"Kalau kita prinsipnya mendukung sepanjang hal itu untuk kebaikan semua, kebaikan seluruh anak bangsa," katanya.

Kendati demikian, dia mengatakan bahwa sebelum konversi dilaksanakan, harus dilakukan sosialisasi kepada nelayan terkait alih teknologi dari mesin berbahan bakar solar menjadi mesin berbahan bakar elpiji.

Selain itu, dia mengharapkan adanya bantuan peralatan konversi (converter kit) untuk nelayan seperti halnya saat konversi dari minyak ke elpiji.

"Saat konversi dari minyak tanah ke elpiji, masyarakat mendapat kompor dan tabungnya secara cuma-cuma serta harus dijamin ketersediaan gasnya. Jangan sampai seperti elpiji 3 kilogram yang sering terjadi kelangkaan," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026