Logo Header Antaranews Jateng

Akmil Kukuhkan Ibu Asuh Taruna/Taruni

Minggu, 9 Agustus 2015 20:34 WIB
Image Print
Merry Hartomo (tengah) menjalani pengukuhan sebagai ibu asuh taruna dan taruni Akademi Militer lembah Gunung Tidar Kota Magelang, Minggu (9/8). (Dokumen Penhumas Akmil).

Upacara militer untuk pengukuhan ibu asuh taruna dan taruni Akmil yang dihadiri seluruh civitas akademika Akmil itu, antara lain ditandai dengan penyematan simbol ibu asuh kepada Merry Hartomo oleh Danmenkorpstar Sermatutar Tri Ageng.

Sebelumnya, Merry Hartomo berjalan kaki memasuki tempat upacara di kompleks Akmil lembah Gunung Tidar itu, melalui tempat yang disebut sebagai Gerbang Ponyard (pedang khas taruna) hingga Payung Ponyard yang dibuat oleh tim jajar taruna Akmil.

Pada kesempatan itu, Merry yang juga isteri Gubernur Akmil Brigjen TNI Hartomo itu, berpesan kepada seluruh taruna dan taruni agar menyiapkan dan membekali diri secara profesional dan proporsional sebagai perwira TNI AD.

"Para taruna dan taruni Akmil agar senantiasa menyiapkan diri dan membekali diri secara profesional dan proporsional," katanya.

Ia menjelaskan tentang pentingnya para taruna dan taruni menyiapkan diri sebaik mungkin, baik di bidang intelektual, kepribadian, maupun kesamaptaan jasmani.

"Sehingga pada akhir tugas dalam menempuh pendidikan di lembah Tidar ini dapat menjadi sosok perwira TNI Angkatan Darat yang berkarakter, andal, mempunyai integritas, dan memiliki komitmen yang tinggi terhadap bangsa dan negara," katanya.

Hadir pada kesempatan itu, antara lain Gubernur Akmil Brigjen TNI Hartomo, Wakil Gubernur Akmil Brigjen TNI Sudirman, para pejabat Akmil, dosen, dan pengasuh taruna dan taruni, pengurus Persit Kartika Candra Krinana Cabang BS Akmil dan Yayasan Kartika Jaya.

Kepala Penerangan dan Hubungan Masyarakat Akmil Letkol Inf Asep Kusman mengatakan pengukuhan ibu asuh taruna dan taruni itu sebagai tindak lanjut dari serah terima jabatan Gubernur Akmil dari Mayjen TNI Sumardi kepada Brigjen TNI Hartomo di Madivif 1 Kostrad Cilodong pada Jumat (31/7).

Selain itu, katanya, sebagai bentuk tanggung jawab pengganti orang tua taruna dan taruni agar mereka sukses dalam menempuh pendidikan di Akmil.

"Juga merupakan bentuk tanggung jawab sebagai pengganti orang tua taruna dan taruni agar sukses dalam menempuh pendidikan di Akmil, sebagai calon-calon pemimpin TNI Angkatan Darat pada masa mendatang," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026