Logo Header Antaranews Jateng

Tim Divisi Utama Jateng Gelar Turnamen Sendiri

Rabu, 20 Mei 2015 18:00 WIB
Image Print
ilustrasi. Para pemain PSIS Semarang melakukan selebrasi setelah Imral Usman menciptakan gol pertama dari titik penalti ke gawang Persitema Temanggung.(ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

Ketua Tim Kecil Turnamen Sepak Bola tersebut, Aam Ikhwan, pada temu manajer tim-tim peserta di Semarang, Rabu, mengatakan turnamen tersebut diberi label Piala Polda Jateng I yang dilaksanakan mulai 27 Mei hingga 5 Juli mendatang.

"Sifatnya bergilir sehingga pada tahun-tahun mendatang akan dilaksanakan turneman berikutnya dengan nama yang sama," kata Aam yang juga CEO Persip Pekalongan tersebut.

Ia menyebutkan tim-tim Divisi Utama di Jawa Tengah yang memastikan tampil pada turnamen ini adalah PSIS Semarang, PSCS Cilacap, Persijap Jepara, PSIR Rembang, Persip Pekalongan, Persibas Banyumas, dan Persis Solo.

Sementara itu, yang tidak ikut turnamen ini adalah Persibat Batang, Persibangga Kabupaten Purbalingga, PPSM Magelang, dan Persipur Purwodadi.

"Sebenarnya tim-tim Jateng yang berlaga pada Liga Nusantara ingin ikut, tetapi untuk sementara kita batasi tim divisi utama dulu dan tahun depan kemungkinan kita cari formula biar semuanya ikut," katanya.

Dari tujuh tim yang tampil ini akan dibagi dalam dua grup yaitu Grup A terdiri dari PSIR Rembang, PSIS Semarang, Persijap Jepara, dan Persis Solo, sedangkan Grup B terdiri dari Persibas Banyumas, Persip Pekalongan, dan PSCS Cilacap.

"Pertandingan ini menggunakan sistem 'home and away' mulai dari babak penyisihan grup hingga pertandingan final nanti," katanya.

Turnamen sepak bola ini, lanjut dia, memperebutkan trofi bergilir dan tetap serta sejumlah uang pembinaan. Juara pertama mendapatkan uang pembinaan Rp30 juta, juara kedua menerima Rp20 juta, sedangkan juara ketiga sebesar Rp10 juta.

Anggota tim kecil bidang kompetisi Putut Wibowo Adhi mengatakan masing-masing tim diizinkan mendaftarkan maksimal 30 pemain dengan perincian 20 pemain yang bisa dimainkan dalam suatu pertandingan. Mereka terdiri 11 pemain inti dan sembilan cadangan.

Kemudian, lanjut dia, pergantian pemain dibatasi sampai lima pemain dalam suatu pertandingan sehingga pemain yang masuk dalam daftar susunan pemain sebanyak 20 pemain. "Tahap pertama pemain yang didaftarkan bisa 25 orang sedangkan sisanya dibatasi hingga sepekan setelah turnamen ini berlangsung," katanya.

Sementara itu, Manajer Nonaktif PSIS Semarang, Wahyu "Liluk" Winarto mengatakan, dirinya bersama dengan CEO PSIS Yoyok Sukawi dan Direktur Teknik PSIS Setyo Agung Nugroho pada Selasa (19/5) menghadap Kapolda Jateng Irjen Pol Nur Ali.

"Pada dasarnya beliau mengizinkan pertandingan sepak bola karena berdasarkan (kebijakan) dari Mabes Polri kalau untuk Divisi Utama memang tidak ada masalah," katanya.

Kemudian, lanjut dia, dirinya juga sudah mengontak BOPI melalui Sekjennya Heru Nugroho juga menyatakan tidak masalah untuk menggelar turnamen sepak bola.



Pewarta:
Editor: Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026