
Harga Sembako Stabil, Sayuran Naik

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM Kabupaten Batang, Jamal Abdul Nasser di Batang, Selasa, mengatakan bahwa harga beras, minyak, telur, dan gula masih stabil, bahkan cenderung sedikit menurun.
"Kami pastikan harga sembako di pasaran tidak ada kenaikan karena pasokan komoditas kebutuhan pokok ini tercukupi dan lancar," katanya.
Harga beras jenis membramo dan IR-64, kata dia, semula sekitar Rp8.300 per kilogram kini turun menjadi Rp8 ribu/kg, dan telur Rp18 ribu/kg.
"Hanya saja, kestabilan harga kebutuhan sembako ini tidak diikuti oleh komoditas sayuran dan bahan bumbu lainnya," katanya.
Ia mengatakan harga bawang merah semula hanya Rp23 ribu/kg kini naik menjadi Rp25 ribu/kg, dan cabai rawit semula Rp11 ribu/kg naik menjadi Rp13 ribu/kg.
"Naiknya harga komoditas sayuran ini karena pasokan dari daerah penghasil mulai menurun. Akan tetapi, kami perkirakan kenaikan harga sayuran akan stabil kembali dalam waktu yang tidak lama," katanya.
Pedagang pasar Kalisari Batang, Edo Suripto mengatakan permintaan masyarakat terhadap komoditas sembako dan sayuran masih relatif stabil.
"Kami perkirakan permintaan masyarakat terhadap barang sembako akan naik menjelang Ramadhan," katanya.
Pewarta: Kutnadi
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
