
58.000 Ton Target Pengadaan Pangan Optimistis Tercapai

"Kami yakin target pengadaan pangan di wilayahnya sebanyak 58.000 ton setara beras bisa terealisasi hingga akhir Desember mendatang," kata Kepala Perum Bulog Subdivre III Surakarta Yudi Prakasa Yudha, di Solo, Senin.
Menurut dia, target pengadaan pangan di wilayah Surakarta tahun 2015 sebelumnya ditargetkan 90.000 ton setara beras. Namun, kebijakan baru kini diturunkan menjadi 58 ribu ton saja.
Bahkan, pihaknya tetap optimistis bahwa pengadaan pangan di wilayah Surakarta mampu melebihi apa yang ditargetkan.
Bulog Surakarta akan berupaya menyerap hasil panen petani sebanyak-banyaknya hingga akhir Desember mendatang sesuai kualitas dan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) melalui Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 5/2015.
"Kami akan berupaya melakukan penyerapan melalui satuan tugas (Satgas) Unit Pengolahan Gabah dan Beras (UPGB) Bulog, minimal sekitar 70 ribu ton tahun ini bisa tercapai," kata Yudi Prakasa Yudha.
Namun, Yudi Prakasa Yudha mengakui realisasi pengadaan pangan di Bulog Surakarta hingga bulan ini, belum bisa maksimal yakni sekitar 10.500 ton setara beras.
Hal tersebut, kata dia, banyak kendala yang dialami di lapangan antara lain harga gabah kering giling (GKG) di tingkat petani atau pasar masih di atas HPP dan kualitas belum sesuai yang ditetapkan pemerintah.
"Kami ini, hanya sebagai jalan yang dilintasi saja karena hasil pembelian Bulog dari pemerintah untuk dibagikan ke masyarakat penerima seperti program raskin. Jika kualitas beras belum sesuai dengan HPP, maka Bulog belum bisa menerima," katanya.
Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor:
Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
