Logo Header Antaranews Jateng

Mendikbud Anies Sidak UN SMP di Solo

Senin, 4 Mei 2015 14:34 WIB
Image Print
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan berdialog dengan para peserta Ujian Nasioanal (UN) di SMP N 10 Solo, Jawa Tengah, Senin (4/5). Menteri Anies Baswedan meninjau secara langsung pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP/sederajat yang dilaksa

"Hari ini ada 3,9 juta siswa yang mengikuti UN tingkat SMP, dan kita bersyukur karena bapak ibu guru bisa menjaga integritas dan dari sisi persiapan pelaksanaan tidak ada keterlambatan," kata Anies Baswedan disela-sela sidak di SMP Negeri 10 Solo tersebut.

Mendikbud mengatakan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan UN. Jika ada kebocoran soal UN, jangan hanya diam dan mendiamkan saja.

Ia mengatakan di republik ini banyak masalah, UN banyak kebocoran. Ini bukan karena banyak orang jahat, tetapi banyak orang baik yang diam dan mendiamkan. Mereka yang membocorkan UN bukan saja pembocor tetapi pengkhianat.

Dikatakan persiapan pelaksanaan UN tingkat SMP berjalan lancar. Tidak ada keterlambatan dalam distribusi naskah soal. Termasuk kendala alam, juga bisa tertangani dengan baik.

Meskipun di Indonesia saat ini lebih dari 70 persen sekolah belum memenuhi standar minimal pelayanan pendidikan, tetapi yang terpenting sekolah bisa melaksanakan proses belajar mengajar. Jika sekolah sudah mampu melaksanakan proses belajar mengajar, maka sekolah tersebut sudah bisa melaksanakan UN.

Mendikbud mengatakan mulai tahun ini melaksanakan UN berbasis komputer atau CBT (Computer Based Test), dan jangan keliru menyebut dengan komputer terjadi kebocoran soal.

Ia mengatakan yang bocor itu justru yang kertas, karena kalau komputer servernya menyimpan ratusan naskah soal dan berbeda-beda soalnya.

"Kita nanti menuju ke sana semuanya, tetapi harus dibenahi juga infrastrukturnya," katanya.



Pewarta:
Editor: Mahmudah
COPYRIGHT © ANTARA 2026