Logo Header Antaranews Jateng

Harga Sembako Turun

Sabtu, 3 Januari 2015 15:53 WIB
Image Print
ilustrasi


Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKMK Kabupaten Batang Jamal Naser di Batang, Kamis, mengatakan turunnya harga sembako lebih dipicu pasokan komoditas sembako yang relatif melimpah dan adanya operasi pasar oleh pemkab.

"Pemkab Batang telah melakukan operasi pasar untuk menyetabilkan harga sembako. Selain itu, pasokan sembako juga melimpah karena daerah pemasok komoditas itu mulai panen," katanya.

Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kemungkinan terjadi kelangkaan pasokan sembako, seperti beras, minyak goreng, telur, dan gula karena ketersediaan komoditas itu melimpah di pasaran.

Harga telur yang semula Rp22 ribu per kilogram, saat ini hanya sekitar Rp20.000, minyak goreng semula Rp11 ribu turun menjadi Rp10 ribu, gula pasir yang semula Rp10 ribu turun sembilan ribu rupiah, dan beras rajalele yang semula Rp10 ribu turun menjadi sembilan ribu rupiah.

"Harga sembako, turun rata-rata 10 persen. Hanya saja, untuk harga cabai merah masih tetap tinggi, yaitu sekitar Rp60 ribu/kg dan cabai rawit sekitar Rp80 ribu," katanya.



Pewarta:
Editor: M Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2026