Kendaraan Berat Dilarang Lewati Jembatan Setono
Selasa, 4 Juni 2013 12:09 WIB
Sejumlah petugas menimbang truk menggunakan alat multiplatform indicator di jalur pantura, Kabupaten Tegal, Jateng, Kamis (28/6). Penelitian truk dari Kementrian Pekerjaan Umum (PU) tersebut untuk mengetahui kondisi berat kendaraan truk yang melintas
Wakil Wali Kota Pekalongan Alf Arslan Djunaid di Pekalongan, Selasa, mengatakan penyebab utama banyaknya kendaraan berat melalui jalan alternatif Setono karena jembatan Kalibanger di jalur utama pantai utara sedang dilakukan perbaikan.
"Oleh karena itu, sopir truk dan bus memilih melintas ke jalur alternatif itu sebagai upaya menghindari kemacetan. Akan tetapi, jika jembatan itu dilalui kendaraan berat dikhawatirkan tidak mampu menahan beban kendaraan itu," katanya.
Ia mengatakan bahwa pemkot telah berkoordinasi dengan kepolisian menutup jalur alternatif Setono untuk dilalui kendaraan besar karena jalur itu seharusnya hanya digunakan kendaraan kecil.
"Jalur alternatif Setono merupakan jalan provinsi sehingga tipenya berbeda dengan jalur pantura. Oleh karena itu, kami mendesak pada rekanan segera menyelesaikan pekerjaan proyek perbaikan jembatan Kalibanger sebelum Ramadhan," katanya.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPBD Purbalingga kerahkan alat berat percepat pemulihan infrastruktur pascabencana
29 January 2026 16:14 WIB
Pemkab Banyumas terima bantuan alat berat dari PPO BTN untuk tangani banjir-sampah
22 January 2026 16:28 WIB
Pemprov Jateng tambah alat berat percepat penanganan longsor di Desa Cibeunying Cilacap
16 November 2025 5:38 WIB
Tim SAR kerahkan anjing pelacak dan alat berat cari korban longsor Cilacap
15 November 2025 16:32 WIB