"Kami sebelum turun ke kompetisi LPIS, paling tidak melakukan pertandingan uji coba sebanyak empat kali," kata Pelatih Persis Solo Widyantoro, di Solo, Kamis.

Menurut dia, Persis sebelum melakukan pertandingan uji coba melawan tim lokal AT Farmasi dengan skor 8-0, kemudian lawan meningkat melawan tim Divisi I Persebi.

Pertandingan uji coba bagi Persis, kata Widyantoro, sangat dibutuhkan sekali untuk melakukan evaluasi perbaikan tim sebelum mereka turun ke kompetisi yang dijadwalkan akhir Maret mendatang.

Menurut dia, dengan mundurnya jadwal kompetisi sebelumnya akan digulirkan awal Maret 2013 tersebut, sedikit melegakan kesebelasan "Laskar SamberNyawa" untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang harus dilengkapi.

"Persis banyak mengandalkan pemain muda lokal yang masih perlu jam terbang dengan pertandingan-pertandingan uji coba sebelum mereka ikut kompetisi," katanya.

Para pemainnya tersebut, kata dia, masih dalam tahap seleksi perlu kematangan, karena baru sekitar 12 pemain yang sudah mendapatkan rekomendasi bergabung dengan tim asal Solo itu.

Oleh karena itu, tim pelatih maupun manajemen Persis masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan sebelum mereka tampil di kompetisi yang sesungguhnya.

Menurut dia, Sophian Morhan dan kawan-kawan hingga saat ini kondisi staminanya sudah sekitar 70 hingga 80 persen, sehingga mereka diperlukan banyak latihan ketahanan fisik.

"Kami melakukan seleksi pemain sudah sesuai kebutuhan tim. Namun, kami masih membutuhkan beberapa pemain mengisi posisi barisan belakang dan gelandang yang andal," katanya.

Menurut dia, Persis untuk posisi penjaga gawang dan pemain depan sudah banyak, hanya saja di bagian beck dan gelandang masih minim.
"Kami masih menunggu empat mantan pemain Persis, yakni (belakang), Rusdiansyah (belakang), Ganda Syahputra (gelandang), dan Ade Chandra (gelandang)," kata Widyantoro.

Menurut dia, empat mantan pemain Persis musim lalu tersebut dalam waktu dekat akan bergabung dengan timnya sebelum kompetisi LPIS bergulir.