Gianyar, Bali (ANTARA) -

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gianyar, Bali, mendata sementara sebanyak 25 rumah warga mengalami kerusakan akibat hujan lebat disertai angin kencang.

“Yang menimbulkan banyak kerugian tersebar di tiga titik yakni Sukawati, Guwang, dan Batubulan Kangin,” kata Kepala Pelaksana BPBD Gianyar Ida Bagus Putu Suamba saat meninjau lokasi bencana di Desa Batubulan Kangin, Kabupaten Gianyar, Bali, Rabu.

Ia merinci di Desa Batubulan Kangin tercatat kejadian paling banyak yakni ada 21 rumah rusak pada bagian atap, empat tempat suci (merajan) dan dua pura, serta tempat penyewaan mobil (garasi).

Ada 28 mobil serta empat sepeda motor yang mengalami kerusakan akibat tertimpa atap yang roboh diterpa angin kencang.

Kemudian, lanjut dia, ada empat rumah terdampak di Desa Sukawati dan di Desa Guwang menimpa Pasar Seni Guwang.

Selain di tiga lokasi itu, pihaknya mendata angin kencang memberi dampak di wilayah Gianyar dan Tegalalang, namun dengan dampak yang kecil.

Ia menambahkan pemerintah daerah dapat memberikan bantuan rehabilitasi kerusakan hingga Rp25 juta sesuai Peraturan Bupati Nomor 32 tahun 2024.

“Dalam aturan untuk usaha ekonomi diperkenankan untuk dibantu. Nilai bantuan maksimal Rp25 juta sesuai Peraturan Bupati Nomor 32 tahun 2024,” ucapnya.




Baca juga: Puting beliung merusak puluhan rumah di Desa Kotayasa Banyumas


Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2026