Semarang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) melakukan alih suplai layanan untuk menjaga pasokan bahan bakar minyak (BBM) sebagai dampak terjadinya banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBT Taufiq Kurniawan, di Semarang, Rabu, menjelaskan bahwa pihaknya terpaksa menghentikan operasional sementara SPBU 44.593.15 Tanggulangin, Kudus, akibat terendam banjir.
Ia menjelaskan bahwa genangan air mulai meningkat sejak pukul 05.30 WIB, dan pada pukul 06.00 WIB pihak SPBU memutus aliran listrik serta menutup operasional sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan dan keamanan fasilitas.
"Sebagai langkah pengamanan, sebelum air meninggi SPBU telah memastikan seluruh 'fillpot' tertutup rapat dan kelistrikan dimatikan. Saat ini, SPBU dalam kondisi stop operasi sementara," katanya.
Ia menambahkan Pertamina Patra Niaga memastikan kualitas dan keamanan BBM tetap menjadi prioritas utama.
Setelah banjir surut, SPBU akan mendapatkan pengecekan menyeluruh, termasuk pemeriksaan kemungkinan adanya kandungan air, sebelum kembali dioperasikan.
Untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi, Pertamina Patra Niaga Regional JBT telah melakukan alih suplai layanan ke SPBU terdekat yang masih beroperasi.
Yaitu, SPBU 44.593.04 Matahari dengan jarak sekitar 3,7 km dan SPBU 44.593.16 Tanjung Karang dengan jarak sekitar 2,9 km.
"Kami mengimbau masyarakat untuk sementara melakukan pengisian BBM di SPBU terdekat tersebut," katanya.
Yang jelas, kata dia, Pertamina terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan mengingatkan seluruh SPBU, khususnya di wilayah Kudus dan sekitarnya agar tetap waspada terhadap potensi dampak banjir.
"Kami berkomitmen menjaga kelancaran distribusi BBM serta keselamatan operasional di tengah kondisi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi," katanya.