Magelang (ANTARA) - Para pelatih dan atlet Kota Magelang peraih medali pada kejuaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah Tahun 2023 akhirnya menerima bonus dari Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang.

Ketua KONI Kota Magelang Ali Sobri Sungkar, di Magelang, Sabtu, menyampaikan rasa terimakasih atas kebijakan Pemkot Magelang yang telah merealisasikan dana hibah tahun 2024 senilai Rp4,2 miliar dengan begitu cepat dan tepat waktu.

"Anggaran hibah ini untuk pemberian penghargaan kepada pelatih dan atlet yang telah menyumbangkan medali pada kejuaraan Porprov Jawa Tengah Tahun 2023 sebesar Rp2.392.500.000, yang secara simbolik diberikan hari ini," katanya.

Sedangkan anggaran sisanya akan dikelola KONI Kota Magelang untuk pembinaan atlet, biaya operasional, termasuk peningkatan sarana dan prasarana olahraga.

Rincian besaran bonus bervariasi, yakni untuk atlet peraih medali emas perorangan Rp50 juta per orang, regu 2 dan 3 serta regu 4 dan 6 masing-masing Rp55 juta. Medali perak perorangan Rp25 juta per orang, regu 2 dan 3 serta regu 4 dan 6 masing-masing Rp27,5 juta. Perunggu perorangan Rp15 juta per orang, regu 2 dan 3 dan regu 4 dan 6 masing-masing Rp17,5 juta.

Sedangkan untuk pelatih yang atletnya meraih medali emas perorangan, regu 2 dan 3 dan regu 4 dan 6 masing-masing mendapat Rp25 juta. Medali perak perorangan, regu 2 dan 3 dan regu 4 dan 6 masing-masing pelatih mendapat Rp15 juta. Medali perunggu perorangan, regu 2 dam 3 dan regu 4 dan 6 masing-masing pelatih mendapat Rp5 juta.

Adapun perolehan medali pada kejuaraan Porprov tahun 2023 secara keseluruhan berjumlah 63 medali, dengan rincian medali emas 14, medali perak 15 dan medali perunggu 34.

Perolehan medali ini lebih baik dibandingkan total perolehan medali pada kejuaraan Porprov Tahun 2018, walaupun Kota Magelang masih berada di peringkat ke 16. Pihaknya menyampaikan terimakasih dan apresiasi yang tinggi terhadap semua yang telah dilakukan.

"Seluruh cabang olahraga, pelatih dan atlet telah maksimal menyiapkan diri dan mengikuti semua tahapan dan mengikuti semua event kejuaraan, tapi keberuntungan belum berpihak kepada kita," katanya.

Ali melanjutkan, dari hasil evaluasi, ada beberapa catatan yang perlu diperbaiki pada dunia olahraga di Kota Magelang. Antara lain, sarana prasarana latihan yang saat ini masih minim, kompetensi, kualifikasi pelatih, anggaran untuk pemenuhan latihan, try-out dan try-in serta pembinaan atlet usia dini yang belum digarap secara maksimal.

"Oleh karena itu maka, rencana program kerja KONI Kota Magelang tahun 2024 fokus pada peningkatan dan penguatan pengelolaan cabang olahraga. Dan fokus program kerja ini menjadi tema Peningkatan dan Penguatan Cabang Olahraga Untuk Prestasi Atlet," katanya.

Kepala Disporapar Kota Magelang Sarwo Imam Santosa menyampaikan apresiasi kepada KONI Kota Magelang beserta para pengurus cabang olahraga atas kerja keras dan peran aktifnya dalam mengembangkan, menggairahkan, dan membina olahraga di Kota Magelang.

Dia berharap forum ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk mempererat kemitraan dan membangun fondasi kebersamaan demi masa depan olah raga Kota Magelang yang semakin cemerlang.

"Saya sungguh berharap rapat kerja kali ini dapat merumuskan upaya perbaikan dan penyempurnaan pembinaan keolahragaan, yang ke depan mampu mengangkat prestasi olahraga Kota Magelang dan membangun keunggulan di kancah nasional maupun internasional," katanya.

Selain itu, lanjutnya, momentum ini juga seyogianya dapat digunakan untuk menguatkan komitmen keluarga besar KONI Kota Magelang beserta para penggiat olahraga, juga segenap unsur pemerintah, swasta, dan seluruh masyarakat, demi menguatkan komitmen memajukan olahraga di Kota Magelang.

"Sekaligus menyatukan tekad menjadikan olahraga sebagai media pemersatu, jembatan bagi keragaman, dan menjaga kerukunan masyarakat," katanya.



Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2024