Sapuran dihajar angin puting beliung
Kamis, 11 Januari 2024 21:43 WIB
Beberapa orang saat memperbaiki atap rumah yang tersapu puting beliung di Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. ANTARA/HO - BPBD Wonosobo.
Wonosobo (ANTARA) - Sebanyak 74 rumah di Sapuran Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah rusak baik ringan maupun berat setelah tersapu puting beliung.
Camat Sapuran Alfun Haka di Wonosobo Kamis mengatakan, masyarakat sekitar yang terdampak dibantu personel dari BPBD Wonosobo, TNI, Polri, serta relawan bergotong-royong membersihkan material bangunan yang berserakan dan melakukan perbaikan rumah.
"Khususnya di Desa Pecekelan di Dusun Kliwonan ada 43 rumah dengan berbagai kriteria baik rusak ringan, sedang maupun berat. Kemudian di Simanis dan Kalilusi itu ada 25 rumah juga terdapat kriteria kerusakan baik ringan, sedang maupun berat," katanya.
Kemudian di Kelurahan Sapuran di Dusun Punthuksari ada enam rumah. Jadi untuk kecamatan Sapuran total ada 74 rumah, dari total tersebut delapan tumah di antaranya mengalami kerusakan berat.
Alfun menegaskan, kegiatan hari ini adalah memperbaiki rumah warga yang rusak dan membersihkan material bangunan serta pohon yang tumbang. Ditargetkan perbaikan rumah selesai pada hari ini.
Kemudian, untuk bangunan rumah yang mengalami kerusakan parah pihaknya baru berkoordinasi dengan instansi terkait baik BPBD maupun Dinas Sosial Wonosobo.
Menurut dia, selain memporak-porandakan pohon dan rumah warga, musibah puting beliung juga merusak fasilitas umum seperti Puskesmas Sapuran yang saat ini sudah dilakukan perbaikan.
Seorang warga Muhammad Kholidin mengungkapkan, kejadian puting beliung tersebut sangat singkat. Akibat musibah tersebut banyak rumah warga rusak.
"Kejadian puting beliung terjadi pada Rabu 10 Januari di Dusun Kliwonan, Sapuran itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan lebat disertai dengan petir kemudian diikuti pukul 14.30 WIB puting beliung melanda di Desa Pecekelan ini", katanya.
Pada musibah ini, kerusakan didominasi bagian atap rumah, baik yang hilang terbawa angin maupun atap rumah yang tertimpa pohon.
Camat Sapuran Alfun Haka di Wonosobo Kamis mengatakan, masyarakat sekitar yang terdampak dibantu personel dari BPBD Wonosobo, TNI, Polri, serta relawan bergotong-royong membersihkan material bangunan yang berserakan dan melakukan perbaikan rumah.
"Khususnya di Desa Pecekelan di Dusun Kliwonan ada 43 rumah dengan berbagai kriteria baik rusak ringan, sedang maupun berat. Kemudian di Simanis dan Kalilusi itu ada 25 rumah juga terdapat kriteria kerusakan baik ringan, sedang maupun berat," katanya.
Kemudian di Kelurahan Sapuran di Dusun Punthuksari ada enam rumah. Jadi untuk kecamatan Sapuran total ada 74 rumah, dari total tersebut delapan tumah di antaranya mengalami kerusakan berat.
Alfun menegaskan, kegiatan hari ini adalah memperbaiki rumah warga yang rusak dan membersihkan material bangunan serta pohon yang tumbang. Ditargetkan perbaikan rumah selesai pada hari ini.
Kemudian, untuk bangunan rumah yang mengalami kerusakan parah pihaknya baru berkoordinasi dengan instansi terkait baik BPBD maupun Dinas Sosial Wonosobo.
Menurut dia, selain memporak-porandakan pohon dan rumah warga, musibah puting beliung juga merusak fasilitas umum seperti Puskesmas Sapuran yang saat ini sudah dilakukan perbaikan.
Seorang warga Muhammad Kholidin mengungkapkan, kejadian puting beliung tersebut sangat singkat. Akibat musibah tersebut banyak rumah warga rusak.
"Kejadian puting beliung terjadi pada Rabu 10 Januari di Dusun Kliwonan, Sapuran itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB saat hujan lebat disertai dengan petir kemudian diikuti pukul 14.30 WIB puting beliung melanda di Desa Pecekelan ini", katanya.
Pada musibah ini, kerusakan didominasi bagian atap rumah, baik yang hilang terbawa angin maupun atap rumah yang tertimpa pohon.
Pewarta : Heru Suyitno
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Satlantas Polres Wonosobo pasang banner imbauan keselamatan di jalur rawan laka
05 February 2026 8:50 WIB
UIN Walisongo lepas peserta KKN Mandiri Misi Khusus (MMK) 2026 di Wonosobo
15 January 2026 18:27 WIB
Terpopuler - Bencana Alam
Lihat Juga
Pemprov Jateng kaji geologi lahan huntara korban tanah gerak di Kabupaten Tegal
10 February 2026 11:31 WIB
Gubernur pastikan korban tanah gerak di Desa Padasari Tegal dapat hunian tetap
06 February 2026 21:31 WIB
Wapres minta warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal tinggalkan rumah
06 February 2026 21:26 WIB
Wapres Gibran dan Gubernur Jateng kunjungi pengungsi korban tanah gerak di Tegal
06 February 2026 14:06 WIB
Pemkab Tegal: Pergerakan tanah masih bersifat dinamis berdampak ratusan rumah
04 February 2026 21:01 WIB