Semarang (ANTARA) - Pemerintah Kota Semarang Jawa Tengah berupaya memaksimalkan penyediaan akses internet bagi masyarakat melalui pemasangan jaringan WiFi secara menyeluruh di berbagai titik Kota Semarang.

"Akan dipasang jaringan WiFi di seluruh Kota Semarang," kata Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di Semarang, Jumat.

Menurut Ita, sapaan akrab Hevearita, kebutuhan pembangunan infrastruktur digital itu penting dan akan dilakukan secara merata di seluruh wilayah Kota Semarang.

Ia menjelaskan bahwa upaya tersebut merupakan dukungan terhadap percepatan transformasi digital nasional yang tengah dicanangkan pemerintah pusat.

"Itu termasuk pemasangan CCTV -kamera pengawas- di seluruh sudut Kota Semarang yang belum sepenuhnya terealisasi," kata Wali Kota Semarang perempuan pertama itu.

Dalam mendukung percepatan transformasi digital, katanya, disediakan pula ruang realitas virtual dalam lingkungan tiga dimensi yang dihasilkan melalui program komputer atau disebut 'metaverse'.

Teknologi tersebut, kata Ita, akan dimanfaatkan pada Mal Pelayanan Publik (MPP) Metaverse yang bisa diakses masyarakat dengan mudah.

"Kemudian, kami akan merambah ke 'metaverse', ini kan akan di-'launching' MPP Metaverse," katanya.

Selain itu, kata dia, dalam merambah dunia metaverse juga akan mengembangkan elemen "virtual reality" (VR) dan "artificial intelligence" (AI) atau kecerdasan buatan.

"Dari sisi 'database'-nya, kemudian informasinya sudah, menambahnya ke teknologinya menjadi lebih modern," kata politikus PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Mualim sangat mendukung upaya Pemkot Semarang dalam memaksimalkan penyediaan akses internet bagi masyarakat, apalagi saat ini teknologi digital semakin maju pesat.

"Selain masalah literasi, masyarakat juga perlu diberi kemudahan dalam akses internet. Teknologi digital sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari," katanya.

"Berbagai perangkat yang digunakan di dalam keseharian kan tak lepas dari teknologi digital sehingga hampir bisa dikatakan bahwa hal tersebut sudah menjadi bagian dari peradaban manusia itu sendiri," katanya.
 

Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2024