Mahasiswa Farmasi UMP bikin inovasi produk permen edible film strip
Senin, 16 Oktober 2023 18:16 WIB
Tim PKM Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) bersama dosen pembimbing apt. Arini Syarifah, M.Si. (tiga dari kanan) menunjukkan inovasi produk permen edible film strip yang mengandung ekstrak daun belimbing wuluh dan sari jeruk. ANTARA/HO-UMP
Purwokerto (ANTARA) - Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) berhasil meraih pendanaan bergengsi dari Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Pendidikan Kebudyaaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.
Tim yang diketuai Titi Mariana serta beranggotakan Fithrotul Aulya Rahmah, Nadya Erieke, Farmayda Wening, dan Annisa Zahrani itu telah mengembangkan inovasi produk berupa permen dalam bentuk sediaan edible film strip yang menggunakan ekstrak daun belimbing wuluh dan jeruk nipis.
Produk tersebut dirancang untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta memberikan perlindungan dari infeksi virus.
"Tim kami menciptakan produk bernama Epsilon, yaitu permen edible film strip yang mengandung ekstrak daun belimbing wuluh dan sari jeruk nipis. Dari penelitian, kami menemukan bahwa komponen-komponen ini dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh," ungkap Ketua Tim PKM Fakultas Farmasi UMP Titi Mariana.
Selama ini, kata dia, potensi belimbing wuluh sebagai bahan alam untuk pengembangan produk obat belum dimanfaatkan secara maksimal.
Menurut dia, hal itu mendorong Tim PKM Fakultas Farmasi UMP untuk melakukan inovasi dalam pengolahan bahan alam tersebut.
Baca juga: UMP jadi tuan rumah The 18th Urecol
"Produk ini dihasilkan dalam bentuk film strip yang belum banyak hadir di pasaran, sehingga diharapkan dapat menciptakan peluang baru dan kontribusi ekonomi yang signifikan," jelasnya.
Dia mengatakan Tim PKM Fakultas Farmasi UMP tersebut mendapatkan bimbingan dari apt. Arini Syarifah, M.Si. sebagai dosen pembimbing yang memberikan arahan serta masukan selama proses pelaksanaan.
"Kegiatan PKM berlangsung mulai dari bulan Juli hingga Oktober dan dilakukan di Laboratorium Biologi Farmasi serta Laboratorium Teknologi Farmasi," kata Titi.
Sementara itu, Dosen Pembimbing PKM Fakultas Farmasi UMP apt. Arini Syarifah, M.Si. mengatakan ekstrak daun belimbing wuluh yang mengandung flavonoid dan minyak atsiri, bersama dengan kandungan vitamin C dari sari jeruk nipis, memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.
"Pengolahan bahan alam ini menjadi permen edible film strip menciptakan inovasi dalam pengelolaan bahan alam menjadi produk jadi yang dapat meningkatkan ekonomi," jelasnya.
Menurut dia, kesuksesan Tim PKM Fakultas Farmasi UMP dalam menciptakan inovasi produk yang berpotensi meningkatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat menjadi contoh nyata dukungan Program Kreativitas Mahasiswa dalam mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa di Indonesia. (*/tgr)
Baca juga: Program Organisasi Penggerak wujudkan pendidikan aman dan inklusif
Baca juga: Pendekatan holistik sebagai upaya pencegahan kekerasan di sekolah
Tim yang diketuai Titi Mariana serta beranggotakan Fithrotul Aulya Rahmah, Nadya Erieke, Farmayda Wening, dan Annisa Zahrani itu telah mengembangkan inovasi produk berupa permen dalam bentuk sediaan edible film strip yang menggunakan ekstrak daun belimbing wuluh dan jeruk nipis.
Produk tersebut dirancang untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta memberikan perlindungan dari infeksi virus.
"Tim kami menciptakan produk bernama Epsilon, yaitu permen edible film strip yang mengandung ekstrak daun belimbing wuluh dan sari jeruk nipis. Dari penelitian, kami menemukan bahwa komponen-komponen ini dapat meningkatkan sistem imunitas tubuh," ungkap Ketua Tim PKM Fakultas Farmasi UMP Titi Mariana.
Selama ini, kata dia, potensi belimbing wuluh sebagai bahan alam untuk pengembangan produk obat belum dimanfaatkan secara maksimal.
Menurut dia, hal itu mendorong Tim PKM Fakultas Farmasi UMP untuk melakukan inovasi dalam pengolahan bahan alam tersebut.
Baca juga: UMP jadi tuan rumah The 18th Urecol
"Produk ini dihasilkan dalam bentuk film strip yang belum banyak hadir di pasaran, sehingga diharapkan dapat menciptakan peluang baru dan kontribusi ekonomi yang signifikan," jelasnya.
Dia mengatakan Tim PKM Fakultas Farmasi UMP tersebut mendapatkan bimbingan dari apt. Arini Syarifah, M.Si. sebagai dosen pembimbing yang memberikan arahan serta masukan selama proses pelaksanaan.
"Kegiatan PKM berlangsung mulai dari bulan Juli hingga Oktober dan dilakukan di Laboratorium Biologi Farmasi serta Laboratorium Teknologi Farmasi," kata Titi.
Sementara itu, Dosen Pembimbing PKM Fakultas Farmasi UMP apt. Arini Syarifah, M.Si. mengatakan ekstrak daun belimbing wuluh yang mengandung flavonoid dan minyak atsiri, bersama dengan kandungan vitamin C dari sari jeruk nipis, memiliki manfaat kesehatan yang signifikan.
"Pengolahan bahan alam ini menjadi permen edible film strip menciptakan inovasi dalam pengelolaan bahan alam menjadi produk jadi yang dapat meningkatkan ekonomi," jelasnya.
Menurut dia, kesuksesan Tim PKM Fakultas Farmasi UMP dalam menciptakan inovasi produk yang berpotensi meningkatkan kesehatan dan ekonomi masyarakat menjadi contoh nyata dukungan Program Kreativitas Mahasiswa dalam mendorong kreativitas dan inovasi mahasiswa di Indonesia. (*/tgr)
Baca juga: Program Organisasi Penggerak wujudkan pendidikan aman dan inklusif
Baca juga: Pendekatan holistik sebagai upaya pencegahan kekerasan di sekolah
Pewarta : KSM
Editor : Sumarwoto
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Rektor ITBM-BIM ajak sivitas "lari cepat dan lari jauh" bangun kampus modern
18 April 2026 15:54 WIB
ITBM Bali dorong generasi muda melek digital lewat kunjungan SMK Muhammadiyah Denpasar
16 April 2026 17:46 WIB
HMP PAI UMS kupas fenomena "Login Muhammadiyah", bukti kemandirian organisasi di mata Gen-Z
15 April 2026 13:10 WIB
SMP Muhammadiyah PK Kottabarat perkuat sinergi raih prestasi lewat seminar parenting dan halal bihalal
13 April 2026 16:51 WIB
STIKES Husada Borneo serahkan tata kelola dan pengembangan kepada Muhammadiyah
12 April 2026 17:59 WIB
Mahasiswa penerima beasiswa kader UMS ditekankan jadi kader unggul dan berkemajuan
10 April 2026 13:35 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
UMS resmi buka program Magister Ilmu Komunikasi, perkuat pengembangan keilmuan
27 April 2026 18:23 WIB
Sekolah Vokasi Undip hadirkan dosen Malaysia bahas tren multiplatform global
27 April 2026 14:18 WIB
ADP luncurkan dua buku strategis di UIN Walisongo, angkat Islam Cinta dan Transformasi Sosial
27 April 2026 14:03 WIB
Santripreneurship jadi sorotan, program Doktor PAI UMS kukuhkan lulusan baru
26 April 2026 19:34 WIB