Merdeka Sinyal, cara Pemkab Batang layani internet di wilayah terisolasi
Minggu, 20 Agustus 2023 20:56 WIB
Petugas Telkomsel bersama Dinas Komunikasi dan Informatika melakukan pengecekan wilayah yang kesulitan mendapatkan jaringan intrenet. (ANTARA/Dokumen Pribadi)
Batang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menginisiasi program 'Merdeka Sinyal' di sejumlah wilayah terisolasi yang kesulitan mendapatkan jaringan internet atau tanpa sinyal.
Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki di Batang, Minggu, mengatakan bahwa pemkab melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus mengupayakan program 'Merdeka Sinyal' dan jaringan internet hingga ke pelosok desa dan desa terluar agar warga mudah melakukan komunikasi nirkabel.
"Program ini sebagai langkah pemkab untuk mengurangi kesenjangan informasi teknologi di era 4.0 menuju Indonesia maju dan menuju globalisasi ekonomi yang juga digelorakan oleh Presiden Joko Widodo," katanya.
Menurut dia, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan jaringan telekomunikasi di semua lokasi dan desa-desa yang saat ini belum merdeka sinyal atau kesulitan mendapatkan jaringan internet.
Pemkab Batang, kata dia, menargetkan semua wilayah di daerah ini sudah terkoneksi oleh jaringan internet maupun sinyal seluler dapat selesai pada 2024.
"Secara tahap demi tahap, kami akan melakukan semua wilayah bisa bebas dari keterbatasan sinyal dan semua bisa menggunakan jaringan internet dengan bagus," katanya.
Dikatakan, dengan hadirnya sinyal dan jaringan internet di era 4.0 yang hampir semua pelayanan publik menggunakan sistem aplikasi akan mempermudah, mempercepat, dan efisiensi waktu dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.
Di era digitalisasi, kata dia, pihaknya mengupayakan segalanya melalui sistem aplikasi yang dibentuk dan dibangun melalui informasi dan teknologi.
"Tentunya, hal itu untuk mengurangi pertemuan antarperson sebagai upaya mencegah terjadi pungutan liar maupun hal-hal di luar ketentuan," katanya.
Penjabat Bupati Batang Lani Dwi Rejeki di Batang, Minggu, mengatakan bahwa pemkab melalui Dinas Komunikasi dan Informatika terus mengupayakan program 'Merdeka Sinyal' dan jaringan internet hingga ke pelosok desa dan desa terluar agar warga mudah melakukan komunikasi nirkabel.
"Program ini sebagai langkah pemkab untuk mengurangi kesenjangan informasi teknologi di era 4.0 menuju Indonesia maju dan menuju globalisasi ekonomi yang juga digelorakan oleh Presiden Joko Widodo," katanya.
Menurut dia, pihaknya terus berupaya mengoptimalkan jaringan telekomunikasi di semua lokasi dan desa-desa yang saat ini belum merdeka sinyal atau kesulitan mendapatkan jaringan internet.
Pemkab Batang, kata dia, menargetkan semua wilayah di daerah ini sudah terkoneksi oleh jaringan internet maupun sinyal seluler dapat selesai pada 2024.
"Secara tahap demi tahap, kami akan melakukan semua wilayah bisa bebas dari keterbatasan sinyal dan semua bisa menggunakan jaringan internet dengan bagus," katanya.
Dikatakan, dengan hadirnya sinyal dan jaringan internet di era 4.0 yang hampir semua pelayanan publik menggunakan sistem aplikasi akan mempermudah, mempercepat, dan efisiensi waktu dalam memberikan pelayanan pada masyarakat.
Di era digitalisasi, kata dia, pihaknya mengupayakan segalanya melalui sistem aplikasi yang dibentuk dan dibangun melalui informasi dan teknologi.
"Tentunya, hal itu untuk mengurangi pertemuan antarperson sebagai upaya mencegah terjadi pungutan liar maupun hal-hal di luar ketentuan," katanya.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Batang kampanyekan tentang pemenuhan gizi seimbang cetak generasi emas
10 February 2026 15:55 WIB
Pemkab Batang - PLTU tingkatkan kemampuan teknis nelayan perbaiki mesin kapal
10 February 2026 8:04 WIB
Pemprov Jateng alokasikan anggaran pengerukan pendangkalan muara sungai Batang
07 February 2026 13:31 WIB
Terpopuler - IT
Lihat Juga
Wamenag tekankan tanggung jawab moral manusia atas kecerdasan buatan di ICIMS 2026 UMS
10 February 2026 17:55 WIB
Dosen UMS soroti risiko dan standar perlindungan data pada registrasi SIM berbasis face recognition
07 February 2026 18:58 WIB
Fitur Anti-Spam dan Anti-Scam Indosat cegah ratusan juta upaya penipuan digital
26 November 2025 22:28 WIB
Mahasiswa Sekolah Vokasi Undip juara melalui AISA, Sahabat Cerdas Petani Sawit
07 November 2025 13:21 WIB