Pemkot Pekalongan optimalisasi penataan dan pendataan pendidik
Selasa, 15 Agustus 2023 21:12 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Zainul Hakim (tengah). (ANTARA/Dokumen Kutnadi)
Pekalongan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah, mengoptimalkan penataan dan pendataan pendidik, serta tenaga kependidikan, melalui aplikasi kepegawaian pendidik atau Pena Asik untuk mempermudah pemanfaatan sumber daya manusia.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Zainul Hakim di Pekalongan, Selasa, mengatakan pihaknya memandang perlu manajemen pendidikan dengan memanfaatkan aplikasi Pena Asik tersebut.
"Kami berharap aplikasi ini bisa lebih mempermudah jajaran Dinas Pendidikan ketika akan memanfaatkan atau mendayagunakan sumber daya manusia yang tersedia," katanya.
Ia mengatakan melalui aplikasi Pena Asik maka kekurangan guru pada suatu satuan pendidikan, nantinya juga dapat diketahui dan mempercepat akomodasi.
Selain itu, kata dia, aplikasi tersebut juga dapat dimanfaatkan ketika ada mutasi dan promosi jabatan dari suatu pendidik dan tenaga kependidikan agar dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Dikatakan Zainul Hakim, melalui penerapan aplikasi Pena Asik maka pendataan maupun penataan pendidikan juga bisa lebih valid.
Ia mengatakan secara teknis pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Sekolah Tinggi Manajemen, Informatika, Komputer Widya Pratama Pekalongan untuk penyediaan layanan aplikasi tersebut.
Aplikasi kepegawaian pendidik ini, kata dia, merupakan aplikasi yang sudah dirancang dalam upaya mempertajam terkait pendataan dan penataan pendidik dan tenaga pendidikan di daerah.
"Alhamdulillah aplikasinya sudah selesai, sehingga hal ini bisa diluncurkan bersamaan dengan aplikasi #BrayanSinau Implementasi Kurikulum Merdeka yang nantinya untuk kepentingan pelayanan pendidikan di daerah," katanya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan Zainul Hakim di Pekalongan, Selasa, mengatakan pihaknya memandang perlu manajemen pendidikan dengan memanfaatkan aplikasi Pena Asik tersebut.
"Kami berharap aplikasi ini bisa lebih mempermudah jajaran Dinas Pendidikan ketika akan memanfaatkan atau mendayagunakan sumber daya manusia yang tersedia," katanya.
Ia mengatakan melalui aplikasi Pena Asik maka kekurangan guru pada suatu satuan pendidikan, nantinya juga dapat diketahui dan mempercepat akomodasi.
Selain itu, kata dia, aplikasi tersebut juga dapat dimanfaatkan ketika ada mutasi dan promosi jabatan dari suatu pendidik dan tenaga kependidikan agar dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.
Dikatakan Zainul Hakim, melalui penerapan aplikasi Pena Asik maka pendataan maupun penataan pendidikan juga bisa lebih valid.
Ia mengatakan secara teknis pihaknya sudah melakukan kerja sama dengan Sekolah Tinggi Manajemen, Informatika, Komputer Widya Pratama Pekalongan untuk penyediaan layanan aplikasi tersebut.
Aplikasi kepegawaian pendidik ini, kata dia, merupakan aplikasi yang sudah dirancang dalam upaya mempertajam terkait pendataan dan penataan pendidik dan tenaga pendidikan di daerah.
"Alhamdulillah aplikasinya sudah selesai, sehingga hal ini bisa diluncurkan bersamaan dengan aplikasi #BrayanSinau Implementasi Kurikulum Merdeka yang nantinya untuk kepentingan pelayanan pendidikan di daerah," katanya.
Pewarta : Kutnadi
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Operasional dapur umum Pemkot Pekalongan disesuaikan status kedaruratan bencana
10 February 2026 10:14 WIB
Terpopuler - Pendidikan
Lihat Juga
Prof A. Umar tekankan kepemimpinan visioner untuk selamatkan madrasah dari ketertinggalan
16 February 2026 5:43 WIB
Tak cukup niat baik, Prof Fahrurrozi serukan tata kelola profesional di lembaga islam
15 February 2026 17:44 WIB
Prof Fihris: Pendidikan islam harus jadi ruang aman bagi dialog, bukan arena eksklusivisme
15 February 2026 17:31 WIB
Prof. Ali Murtadho tawarkan rekonstuksi paradigma ekonomi islam integratif-humanistik
15 February 2026 11:46 WIB