Batang (ANTARA) - Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Batang, Jawa Tengah, menyelenggarakan kejuaraan Omah Silat Champhionship 3 yang diikuti oleh 593 pesilat dari Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), serta Papua sebagai peserta tamu kehormatan.

Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Kabupaten Batang Danang Aji Saputra di Batang, Minggu, mengatakan bahwa tujuan penyelenggaraan kejuaraan ini adalah untuk mencari bibit atlet yang akan dimasukkan dalam bank atlet yang nantinya akan dikelola oleh IPSI.

"Para atlet tersebut akan kami bina dan asah terus kemampuannya agar siap berlaga pada kejuaraan tingkat daerah dengan aturan nasional," katanya.

Ia berharap pada kejuaraan yang berlangsung mulai 8 dan 9 Juli 2023 ini akan muncul atlet pencak silat dari daerah setempat pada semua nomor yang dipertandingkan.

"Tahun ini ada enam atlet pencak silat yang berpartisipasi dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan di Kabupaten Rembang. Mereka saat ini masih mengikuti pemusatan latihan (training center) di Kecamatan Bawang," katanya.

Danang mengatakan potensi atlet pencak silat kini sangat luar biasa dan ada 15 perguruan silat yang sudah bergabung.

"Seluruh perguruan silat yang tergabung di IPSI ini memiliki potensi yang baik. Saat ini kami masih terus menata manajemen agar bisa melahirkan atlet-atlet berprestasi mulai tingkat daerah hingga nasional," katanya.

Menurut dia, pada kejuaraan Omah Silat Championship 3 yang diadakan di Gor Indoor Abirawa Batang ini akan dipertandingkan nomor kategori tanding serta kategori seni tunggal, ganda, dan regu.

"593 pesilat tersebut akan berlomba dalam beberapa kategori yang dilombakan yaitu kategori usia dini atau sekolah dasar, praremaja atau SMP, remaja atau tingkat SMA, serta mahasiswa," katanya.

Ia menambahkan jumlah total ada 63 kontingen yang mengikuti kejuaraan Omah Silat Championship 3 terdiri atas dari perwakilan berbagai perguruan, klub, dan sekolah di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Papua.***3***


 

Pewarta : Kutnadi
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2024