Solo (ANTARA) - Kontingen National Paralympic Comittee (NPC) Indonesia ingin mencatat sejarah dengan tampil sebagai juara umum untuk tiga kali berturut-turut dalam pesta olahraga disabilitas ASEAN Para Games 2023 di Kamboja. 

"Kami ingin mencetak sejarah dengan tiga kali secara berurutan menjadi juara umum ASEAN Para Games (APG). Ini akan menjadi catatan sejarah yang sulit disamai oleh negara lain," kata Chef de Mission (CDM) Kontingen NPC Indonesia Adi Herman, di Solo, Sabtu.

Herman mengatakan persiapan Kontingen NPC Indonesia yang akan turun di 12 cabang olahraga pada ASEAN Para Games Kamboja 2023 cukup optimal dan seluruh atlet serta pelatih optimistis mampu mencapai target merebut 123 medali emas.

"Target NPC Indonesia pada APG Kamboja Mei mendatang adalah bisa meraih juara umum dengan 123 emas, 92 perak, dan 84 perunggu," katanya.

Menurut dia, pesaing terberat kontingen Indonesia dalam ajang tersebut adalah Thailand dan Malaysia. Pada tahun ini, Malaysia memiliki kontingen dengan jumlah cukup besar untuk memenuhi misi menjadi juara umum.



Herman menambahkan, kekuatan Thailand bisa diukur berdasarkan catatan prestasi saat APG di Solo pada 2022. Namun, kekuatan kontingen Malaysia masih sulit diukur karena pada APG 2022 lalu sebagian besar atlet mengikuti kejuaraan di Inggris.

Meski demikian, Herman mengatakan tetap optimistis bisa mengatasi Malaysia dengan mengandalkan cabang-cabang olahraga yang selalu menjadi pundi-pundi medali Indonesia seperti atletik yang menargetkan 39 medali emas, renang dengan 28 emas, dan tenis meja dengan 15 emas.

"Khusus untuk tenis meja, mungkin akan ada perubahan karena musibah meninggalnya atlet andalan Indonesia David Yacobs. Beliau mendapat target memperoleh beberapa medali," katanya.

Namun demikian, lanjut dia, kalkulasi target medali tersebut merupakan jumlah minimal sehingga diharapkan prestasi di Solo bisa kembali terulang, yaitu dari target awal 104 emas menjadi 174 emas.

Sementara itu, Ketua Umum NPC Indonesia Senny Marbun mengatakan sosok atlet tenis meja David Yacobs adalah manusia yang luar biasa dan jarang ada orang seperti David.

Prestasi David di tenis meja Indonesia luar biasa dan ia menjadi ujung tombak NPC Indonesia walaupun di Paralimpiade tidak bisa menang tetapi tetap menjadi motivator untuk atlet lain.

Senny mengakui belum ada pengganti David dan akan mencari pelan-pelan meskipun mencari figur seperti David sangat sulit. Beliau adalah orang yang rendah hati dan pekerja keras.

Pada APG 2023 di Kamboja, Mei David Jacobs ditargetkan merebut lima medali emas, di antaranya melalui tunggal putra, ganda, ganda campuran dan beregu. David menorehkan sejumlah prestasi, di antaranya mendapat perunggu di Paralimpiade London Inggris dan Rio De Jeinero Brasil.

Ia juga menjadi macan di Asia Tenggara yang ditakuti lawan dan selalu mempersembahkan emas saat APG Malaysia dan  APG 2022 Solo.


Baca juga: Seratusan atlet ikut Turnamen Catur NPC Indonesia di Mal Solo Square

Pewarta : Bambang Dwi Marwoto
Editor : Edhy Susilo
Copyright © ANTARA 2024