Semarang - Solo teken kerja sama pariwisata dan budaya
Rabu, 22 Maret 2023 10:24 WIB
Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti (kanan) dan Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (kiri) menunjukkan perjanjian kerja sama kedua kota dalam bidang pariwisata dan budaya, di sela pawai Dugderan di Semarang, Selasa (21/3/2023). (ANTARA/HO-Pemkot Semarang)
Semarang (ANTARA) - Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menandatangani nota kesepahaman (MoU) terkait kerja sama pengembangan pariwisata dan budaya antara Pemerintah Kota Surakarta dengan Pemerintah Kota Semarang.
Penandatanganan MoU dilakukan putra sulung Presiden Joko Widodo itu dengan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di sela prosesi pawai Dugderan di halaman Balai Kota Semarang, Selasa.
"Alhamdulillah, Dugderan ini dilengkapi dengan penandatanganan kerja sama terkait pariwisata antara Pemkot Solo dan Pemkot Semarang," kata Ita, sapaan akrab Hevearita, di Semarang, Selasa.
Menurut dia, sejarah Kota Semarang sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari Keraton Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta yang merupakan bagian dari Kerajaan Mataram.
"Karena sejarah Semarang tidak bisa dilepaskan dari Kesunanan
(Surakarta, red.) dan Kesultanan (Ngayogyakarta, red.), karena dari Mataram ya. Kami merencanakan membuat 'telling story' keterikatan Solo dengan Kota Semarang," katanya.
Kerja sama yang akan dilakukan juga mencakup penelitian dan penggalian situs-situs warisan budaya yang ada di Semarang dan Solo.
"Kami juga akan bekerja sama dalam hal penelitian sejarah situs-situs warisan budaya dari Kota Semarang dan Solo," katanya.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming berharap, sektor budaya dan pariwisata di kedua kota besar Jawa Tengah itu semakin hidup dan saling mendukung karena terhubung dari sisi transportasi dan kebudayaan.
"Harapannya, kegiatan-kegiatan kebudayaan dan pariwisata bisa dilaksanakan oleh Pemkot Solo dan Pemkot Semarang. Kan sudah ada tol yang menghubungkan Semarang dan Solo jadi dekat," katanya.
Dengan adanya kerja sama itu, ia mengatakan tidak ada lagi kegiatan-kegiatan di kedua kota dengan jadwal saling berbenturan sehingga tidak membingungkan masyarakat.
"Ya, harapannya bisa sinergi, terutama terkait jadwal 'event' (kegiatan) agar tidak bertabrakan antara Solo dan Semarang," katanya.
Penandatanganan MoU dilakukan putra sulung Presiden Joko Widodo itu dengan Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu di sela prosesi pawai Dugderan di halaman Balai Kota Semarang, Selasa.
"Alhamdulillah, Dugderan ini dilengkapi dengan penandatanganan kerja sama terkait pariwisata antara Pemkot Solo dan Pemkot Semarang," kata Ita, sapaan akrab Hevearita, di Semarang, Selasa.
Menurut dia, sejarah Kota Semarang sebenarnya tidak bisa dilepaskan dari Keraton Kesunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta yang merupakan bagian dari Kerajaan Mataram.
"Karena sejarah Semarang tidak bisa dilepaskan dari Kesunanan
(Surakarta, red.) dan Kesultanan (Ngayogyakarta, red.), karena dari Mataram ya. Kami merencanakan membuat 'telling story' keterikatan Solo dengan Kota Semarang," katanya.
Kerja sama yang akan dilakukan juga mencakup penelitian dan penggalian situs-situs warisan budaya yang ada di Semarang dan Solo.
"Kami juga akan bekerja sama dalam hal penelitian sejarah situs-situs warisan budaya dari Kota Semarang dan Solo," katanya.
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming berharap, sektor budaya dan pariwisata di kedua kota besar Jawa Tengah itu semakin hidup dan saling mendukung karena terhubung dari sisi transportasi dan kebudayaan.
"Harapannya, kegiatan-kegiatan kebudayaan dan pariwisata bisa dilaksanakan oleh Pemkot Solo dan Pemkot Semarang. Kan sudah ada tol yang menghubungkan Semarang dan Solo jadi dekat," katanya.
Dengan adanya kerja sama itu, ia mengatakan tidak ada lagi kegiatan-kegiatan di kedua kota dengan jadwal saling berbenturan sehingga tidak membingungkan masyarakat.
"Ya, harapannya bisa sinergi, terutama terkait jadwal 'event' (kegiatan) agar tidak bertabrakan antara Solo dan Semarang," katanya.
Pewarta : Zuhdiar Laeis
Editor : Teguh Imam Wibowo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wapres minta warga terdampak tanah bergerak di Kabupaten Tegal tinggalkan rumah
06 February 2026 21:26 WIB
Wapres Gibran dan Gubernur Jateng kunjungi pengungsi korban tanah gerak di Tegal
06 February 2026 14:06 WIB
Wapres Gibran kunjungan ke Jateng, hadiri perayaan Natal dan pantau arus mudik
25 December 2025 5:59 WIB
Wapres Gibran sebut penanganan banjir Semarang butuh sinergi pusat dan daerah
02 November 2025 20:02 WIB
Golkar tetap yakin pada kepemimpinan Prabowo--Gibran setelah setahun memerintah
20 October 2025 11:16 WIB
Dosen Unsoed: Satu tahun pemerintahan Prabowo tunjukkan arah positif jaga stabilitas ekonomi
16 October 2025 17:02 WIB
Terpopuler - Seni dan Budaya
Lihat Juga
Balefest 2025 Suarasa Balekambang siap hibur masyarakat pada pergantian tahun
08 December 2025 19:39 WIB
Kaligrafi China dan Arab berpadu dalam pameran Tiongkok-Indonesia di Banyumas
25 November 2025 14:41 WIB
Sumanto ajak masyarakat pahami pesan moral dalam lakon Wayang Kulit Kresna Duta
21 November 2025 17:27 WIB